Nusantara

Tiga Bulan, KPA Cianjur Temukan 42 Kasus Baru HIV/AIDS

Jum'at, 19 May 2017 16:43 WIB Penulis: Benny Bastiandy

thinkstock

TEMUAN baru HIV/AIDS di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, selama Januari hingga Maret tahun ini mencapai 42 kasus. Temuan itu menambah daftar panjang dan memprihatinkan pada kasus HIV/AIDS di wilayah itu.

"Kurun tiga bulan sejak Januari hingga Maret, terdapat temuan baru HIV/AIDS sebanyak 42 kasus," terang Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Cianjur, Hilman, Jumat (19/5). Pengidapnya mayoritas merupakan kalangan lelaki dengan media penyalurannya melalui hubungan intim.

"Hingga saat ini, jumlah LSL (lelaki seks lelaki) yang terdata di KPA Kabupaten Cianjur sebanyak 1.030 orang," tukasnya. Secara akumulasi, jumlah pengidap HIV/AIDS di Kabupaten Cianjur sejak 2001 hingga 2016 sudah mencapai sekitar 700 orang.

Pengidap penyakit itu relatif didominasi usai produktif yakni di kisaran 15 hingga 35 tahun. "Jumlahnya pasti akan meningkat di tahun ini. Apalagi awal tahun ini saja sudah ditemukan 42 kasus baru," terangnya.

Hilman mengaku KPA gencar menyosialisasikan pencegahan penularan HIV/AIDS ke berbagai kalangan. Namun upaya itu kadang terkendala dengan minimnya anggaran operasional.

"Penanggulangan HIV/AIDS ini bukan hanya tugas dan tanggung jawab KPA saja, tapi juga semua elemen masyarakat dan pemerintahan. Makanya, kami juga meminta bantuan ke setiap OPD untuk bersama-sama ikut menyosialisasikan dan memberikan penyuluhan soal pencegahan HIV/AIDS," tandasnya.

Kondisi serupa terjadi di Kota Sukabumi. Sejak 2000 hingga Maret 2017, jumlah temuan HIV di kota mochi yang tercatat Komisi Penanggulangan AIDS setempat mencapai 1.127 kasus. Sedangkan temuan AIDS mencapai 311 kasus.

"Kami terus berupaya menekan kasus HIV/AIDS ini. Kita rutin melakukan pencegahan dan penyebaran informasi bahaya HIV/AIDS ke berbagai kalangan," terang Pengelola Program KPA Kota Sukabumi Yanti Rosdiana.

Kasus AIDS di Kota Sukabumi menempati peringkat keenam di Jawa Barat. Sedangkan untuk kasus HIV menempati urutan 13 terbanyak di Jawa Barat. (OL-3)

Komentar