Ekonomi

Mentan Gelar OP Bawang Putih Rp10.000-Rp23.000  di Surabaya

Jum'at, 19 May 2017 13:55 WIB Penulis: RO-Micom

Dok. Kementan

MENTERI Pertanian (Mentan) pada Jumat (19/5) pagi melakukan operasi pasar bawang putih sebanyak 100 ton bersama dengan Asosiasi Pengusaha Pajale di Pasar Induk Osowilangun, Surabaya.

Setelah Mentan dan Wakapolri lakukan penangkapan tiga tersangka penimbunan bahan pangan di Merunda harga Bawang putih di tingkat distributor turun jauh. Semula dijual dengan harga Rp45.000 saat ini harga menjadi Rp10.000/kg - Rp23.000/kg atau terjadi penurunan harga hingga Rp.22.000.

"Jadi mulai saat ini kita sepakat tidak ada lagi harga diatas 23.000, kalau ditemukan maka akan kita cabut ijinnya untuk berdagang," tegas Mentan di Surabaya seperti dilansir keterangan resmi, Jumat (19/5).

Pada dua hari yang lalu harga bawang putih dilaporkan menyetuh harga 50.000/kg. Saat ini harga ditingkat konsumen diperkirakan 30.000/kg. Selain bawang putih Mentan memastikan bahwa jelang ramadhan posisi harga stabil untuk semua kebutuhan pangan seperti cabai, bawang, beras telur, ayam dan daging sapi.

"Sinergi ini menghasilkan sesuatu yang luar biasa, harga stabil insyallah sampai Idul Fitri," kata Amran

Sementara ketua Asosiasi Pengusaha Pajale (APP), Piko Setiadi menyatakan kesiapannya untuk mengawal kestabilan harga bawang putih.

"Bukan hanya saat jelang Ramadan saja tapi kami siap mengawal kestabilan harga sepanjang tahun," jelas Piko

Dalam operasi pasar tersebut Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf menyatakan bahwa stok untuk daerah Jawa Timur ditiap Kabupaten aman.

"Saya sudah melihat langsung ke gudang Bulog," jelas Saifullah

Ketersediaan bawang putih saat ini 9000 ton untuk seluruh Indonesia. Kedepan Kementan telah mengeluarkan peraturan baru tentang pemetaan lahan bawang putih. Untuk mencapai swasembada bawang putih hanya membutuhkan 50.000 ha.

"Kami akan tanam perdana bawang putih nanti tanggal 24 Mei, doakan tiga tahun bila perlu dua tahun kita bisa swasembada bawang putih, " tegas Amran. (OL-6)

Komentar