Olahraga

Waktu Untungkan the Cavs

Jum'at, 19 May 2017 02:01 WIB Penulis: Achmad Maulana

AFP/Elsa/Getty Images

WAKTU jeda istirahat yang lebih panjang sebelum laga final wilayah sepertinya menjadi keuntungan tersendiri bagi Cleveland Cavaliers.

Dengan begitu, kondisi para pemain the Cavs menjadi lebih bugar.

Alhasil, sang juara bertahan nyaris tanpa kesulitan saat menjinakkan Boston Celtics 117-104 pada gim pertama final Wilayah Timur, kemarin.

Dalam duel di Boston Garden arena tersebut, duet LeBron James dan Kevin Love menjadi motor kemenangan the Cavs.

King James membuat 38 poin, 9 rebound, dan 7 assist, diikuti Love yang mendulang 32 poin dan 12 rebound.

Di kubu Celtics, Jae Crowder jadi penampil terbaik dengan 21 poin, 8 rebound, dan 5 assist.

"Sejak awal pertandingan, LeBron sudah mengontrol tempo dan setelah itu semuanya berjalan mudah. Dia (James) bermain dalam level tertinggi saat ini dan itu sebabnya kami sangat mengandalkan dia," cetus pelatih Cleveland, Tyronn Lue, selepas laga.

Para pemain Cavaliers yang punya waktu istirahat 10 hari sebelum melakoni laga final memang tampak lebih bugar.

Sebaliknya, Celtics yang harus bermain tujuh gim di babak semifinal wilayah tampak kedodoran.

Akibatnya, meski didukung sebagian besar penonton yang merupakan fan mereka, Celtics tidak bisa berbuat banyak.

Mereka bahkan sudah tertinggal 26 angka di paruh pertama pertandingan dan 28 angka di kuarter ketiga.

Pada kuarter terakhir Celtics memang mampu bangkit dan berhasil memangkas ketertinggalan hingg 17 angka.

Sayangnya, hal itu tidak cukup bagi mereka untuk memenangi laga.

"Saya pikir kami sebenarnya tidak benar-benar tampil baik. Kami tidak menembak sebaik biasanya dalam pertandingan tersebut," ujar James selepas laga.

"Saya pikir energi, usaha, dan pikiran saja yang menjadi keunggulan kami dalam laga tersebut. Sejatinya kami juga bermain sebagai sebuah tim. Itualah keunggulan kami," imbuhnya.

Faktor King James

Para punggawa Celtics tidak mau mencari-cari alasan atas kekalahan tersebut. Alih-alih masalah stamina mereka yang kedodoran, pelatih Celtics, Brad Stevens, justru menyebut faktor James-lah yang menjadi penyebab kekalahan mereka.

"Luar biasa. Dia (James) bahkan kini jauh lebih hebat ketimbang saya baru pertama kali melatih di NBA," ujar Stevens.

Ia mengakui setiap kekalahan memang mengecewakan.

Meski demikian, mereka tidak boleh me-ratapi kekalahan tersebut berlarut-larut.

Lagi pula mereka masih punya kesempatan untuk memenangi final wilayah.

"Masih ada tiga atau enam pertandingan lagi. Segala sesuatunya masih mungkin terjadi. Kami masih punya peluang," kata Stevens lagi.

Celtics memang berpeluang menyamakan kedudukan.

Pasalnya mereka masih akan menjadi tuan rumah pada gim kedua.

Setelah itu, giliran Cavaliers menjadi tuan rumah pada gim ketiga dan keempat.

Itu sebabnya para pemain Celtics bertekad mengamankan gim kedua nanti.

Selanjutnya mereka akan berusaha mencuri gim di kandang lawan.

(AFP/AP/R-4)

Komentar