Olahraga

Resmi Jadi WNI, Ezra Mimpikan Juara SEA Games

Kamis, 18 May 2017 19:21 WIB Penulis: Satria Sakti Utama

Ezra Harm Ruud Walian---ANTARA

SETAPAK demi setapak mimpi dan harapan Ezra Harm Ruud Walian menjadi kenyataan. Mantan punggawa Jong Ajax ini telah resmi diambil sumpahnya sebagai WNI di Kanwil Kemenkum dan HAM DKI Jakarta, Kamis (18/5).

Ia dengan lantang bersumpah untuk setia kepada NKRI di hadapan Kepala Kanwil Kemenkum dan HAM DKI Jakarta Endang Sudirman, serta puluhan pasang mata yang menyaksikannya.

Ezra mengaku senang proses naturalisasinya telah menemui jalan akhir. Pesepak bola berusia 19 tahun ini pun berharap pilihannya tepat dan dapat membantu Timnas U-22 merengkuh medali emas SEA Games 2017 di Malaysia, Agustus mendatang.

"Saya sangat senang sudah menjadi orang Indonesia. Saya berharap membawa sesuatu bagi negara ini, khususnya untuk timnas Indonesia. Saya akan membantu tim menjadi juara dan melakukan yang terbaik," tukas Ezra.

"Tentu saya ingin belajar bahasa Indonesia. Ketika saya pulang akan belajar beberapa kata dalam bahasa Indonesia, meski sudah tahu beberapa," imbuhnya.

Ezra tidak sendirian diambil sumpahnya sebagai WNI. Tepat di sampingnya juga berdiri sosok paling penting dalam hidupnya, yakni sang ayah, Glenn Arthur Walian. Glenn memutuskan juga mengambil jalan serupa dengan Ezra untuk mengubah kewarganegaraan dari Belanda menjadi Indonesia.

"Ketika Anda merasakan sesuatu yang baru dan baru pertama kali dirasakan. Itu merupakan momen terbaik dalam hidup Anda, dan ini salah satunya," jelas Glenn.

Dengan dikabulkannya permintaan naturalisasi ini, Glenn dan Ezra akan menemui tanggung jawab baru. Bahkan keputusan pemerintah bisa dianulir jika mereka melanggar sumpahnya. Salah satunya melakukan kejahatan dan memiliki kewarganegaraan lain selain Indonesia.

Ezra sebelumnya sudah menjalani debutnya berseragam Indonesia saat uji coba timnas U-22 menjajal Myanmar di Stadion Pakansari, Bogor, akhir Maret lalu. Kala itu Garuda Muda- julukan Indonesia- menelan kekalahan dan penyerang kelahiran Amsterdam gagal berbuat banyak di laga perdananya.

Perihal masa depannya usai meninggalkan Jong Ajax, Ezra kembali menegaskan tidak ingin buru-buru berkarir di Indonesia. Ia masih akan fokus mematangkan talentanya di Eropa. Ayah Ezra, Glenn mengaku putranya sedang mempertimbangkan sejumlah tawaran tapi mengharamkan untuk merumput di Italia.

"Dia mungkian akan bermain di Belanda, Jerman, Spanyol, Inggris, tapi tidak di Italia. Di sana sepak bola terlalu keras," ujar Glenn. (OL-4)

Komentar