Hiburan

Sabtu, Stereomantic Gelar Pesta Peluncuran Album Ketiga

Kamis, 18 May 2017 18:06 WIB Penulis: Basuki Eka Purnama

Dok Stereomantic

SETELAH melepas single ‘Hingga Ku Tiada’ pada 21 Februari 2017, disusul single kedua ‘Tak Pernah Ada’ pada 16 April 2017, kini keseluruhan karya stereomantic siap dirilis secara fisik dalam bentuk double CD dan akan dijual serentak pada 20 Mei 2017.

Album ketiga Stereomantic itu bisa didapatkan dalam acara release party yang digelar pada Sabtu (20/5) di JK7 Bar &Club Arion Swis - Belhotel Kemang pada pukul 19:00-23:00 WIB.

Dalam acara release party itu, Stereomantic akan tampil secara live. Selain Stereomantic, juga akan tampil dua band veteran asal Jakarta yang juga baru saja merilis album mereka yaitu Glue dan Nick.

Album yang berisi 18 materi lagu itu merupakan aransemen ulang dari seluruh lagu yang terdapat di dua album awal stereomantic, Stereomantic (2006) dan Cyber Superstar (2011), yang waktu itu dibuat dalam format elektronika. Kini, album Golden Sun & Silver Moon akan menampilkan 18 karya stereomantic dalam format band.

"Jeda yang cukup panjang dari album sebelumnya adalah karena proses pengerjaan album itu melibatkan beberapa musisi dalam setiap lagunya. Sedangkan alasan mengapa album ini dibuat dalam format band adalah karena adanya misi memperkenalkan karya Stereomantic secara lebih luas lagi di kancah industri musik Indonesia," ungkap Stereomantic dalam keterangan pers yang diterima Media Indonesia.

Meski secara perjalanan bermusik, Aroel dan Maria secara terpisah sudah berkarya jauh sebelum itu bersama band mereka masing-masing, planetbumi dan Klarinet, namun proyek band ini bisa dibilang langkah baru dalam karier bermusik stereomantic.

Proses pembuatan album ketiga Stereomantic ini dibantu sepenuhnya oleh rekan-rekan musisi seperti Pugar Restu Julian (drum), Ardi Smith (bass), Sony (flute), Seno (trumpet), Joely (trombone), dan Cindy (cello) di lagu ‘Langitku’ dan ‘I Can’t Marry You’.

Tema sentral dari album Golden Sun&Silver Moon ini adalah dualisme siang-malam, terang-gelap, dan matahari-bulan yang direpresentasikan lewat komposisi pemilihan lagu, dimana 9 lagu yang secara audio enak didengar saat terang akan masuk di CD Golden Sun dan 9 lagu lainnya yang dirasa nyaman dinikmati saat gelap akan masuk di CD Silver Moon. Adapun secara visual tema album ini digambarkan dengan apik oleh ilustrator Mayumi Haryoto. (RO/I-2)

Komentar