Internasional

Indonesia-Lithuania Fokus pada Energi

Kamis, 18 May 2017 05:54 WIB Penulis: Pol/X-7

Presiden Joko Widodo berbincang dengan Presiden Republik Lithuania Dalia Grybauskaite di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (17/5). -- ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

INDONESIA dan Lithuania berkomitmen meningkatkan berbagai kerja sama dan kemit­raan, utamanya dalam bidang energi terbarukan, konservasi energi, dan pengembangan bisnis di sektor energi. Lithuania memiliki kapabilitas dalam bidang energi surya, biomassa, dan biofuel.

“Kerja sama di bidang e­nergi menyangkut biomassa, e­nergi dari sampah dan gas serta di bidang IT, baik untuk transportasi darat maupun di penerbangan, serta di bidang-bidang lainnya,” kata Presiden Joko Widodo saat jumpa pers se­usai menerima kunjungan ke­negaraan Presiden Lithuania Dalia Grybauskaite, di Istana Merdeka Jakarta, kemarin.

Selain energi, kedua kepala negara itu sepakat akan memperluas kerja sama perdagangan, investasi, dan pariwisata. “Kita juga mendo­rong negosiasi Indonesia dan EU Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) akan dapat segera diselesaikan,” ucap Presiden Jokowi.

Saat melakukan pembica­raan bilateral itu, Jokowi didampingi Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Menhub Budi Karya Sumadi, serta Menteri ESDM Ignasius Jonan.

Lebih lanjut, pemerintah Indonesia juga meminta dukungan Lithuania dalam pemasaran produk sawit Indonesia di Eropa. Selama ini produk sawit Indonesia sering mendapatkan hambatan di pasar internasional. “Indonesia juga telah menyampaikan concern terhadap kampanye hitam dan tindakan diskriminatif produk sawit Indonesia di Eropa. Kita meminta dukungan Lithuania agar produk sawit kita diberlakukan secara fair.”

Menjawab itu, Grybauskaite mengatakan Lithuania dan Eropa siap mendukung CEPA dan negosiasi bebas visa ke Uni Eropa karena kerja sama itu akan mendatangkan pemasuk­an 2,5 miliar euro. “Ini akan meningkatkan kesejahteraan dan keamanan,” ucapnya. (Pol/X-7)

Komentar