Olahraga

PON bakal Dua Tahun Sekali

Kamis, 18 May 2017 03:15 WIB Penulis: (YR/R-3)

ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

WACANA pelaksanan Pekan Olahraga Nasional (PON) menjadi dua tahun sekali semakin mengerucut. Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengatakan pihaknya bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) sedang mempersiapkan regulasi baru tentang PON yang nanti akan dilaksanakan dua tahun sekali di dua provinsi.
"Dengan pelaksanaan PON per dua tahun di dua provinsi diharapkan akan terjadi percepatan infrastruktur, percepatan ekonomi, dan percepatan pariwisata di suatu provinsi," kata Imam saat membuka POR Perpampsi V di Lapangan Bumi Gora, Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Mataram, Rabu (17/5).

Selama ini pesta olahraga nasional itu memang dilaksanakan empat tahun sekali. Akibatnya, PON yang seharusnya menjadi ajang pembibitan dan pencarian atlet untuk multiajang internasional justru menjadi bancakan para atlet berprestasi demi gengsi daerah. Alhasil perpindahan atlet pun terjadi setiap menjelang PON. Itu sebabnya, kata Imam, kebiasaan itu harus dihentikan. Pelaksanaan PON dua tahun sekali, kata dia, juga meniru Pekan Olahraga Perpamsi (Persatuan Perusahaan Air Minum Indonesia) yang pelaksanaannya dua tahun sekali.

Menurut Imam, dengan pelaksanaan PON dua tahun sekali, Provinsi Nusa Tenggara Barat bisa menjadi tuan rumah pelaksanaan PON di masa mendatang. POR Perpamsi yang merupakan ajang silaturahim para tukang ledeng di Tanah Air ini diikuti 1.500 orang yang terdiri dari para atlit, ofisial, dan pendukung yang merupakan karyawan dan direksi PDAM dari seluruh Indonesia.

Kegiatan tersebut menyelenggarakan tujuh cabang olahraga, yaitu bulu tangkis, tenis lapangan, tenis meja, catur, futsal, bola voli, dan lomba vokal serta kegiatan tambahan ekshibisi golf eksekutif. Hadir pada kesempatan tersebut Ketua Umum Perpamsi Rudie Kusmayadi. Sementara itu, Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi berharap multiajang Perpamsi tidak sekadar mempertandingkan para karyawan di arena, tetapi juga untuk ajang silaturahim. "POR Perpamsi ini dimensinya banyak, ada kompetisi, ada reksreasi, juga ada silaturahimnya," kata Zainul Majdi.

Komentar