Otomotif

Castrol Luncurkan Obat Stres LCGC

Kamis, 18 May 2017 01:15 WIB Penulis: (Gnr/S-1)

Ilustrasi

KONDISI macet di jalanan sering membuat mesin kendaraan harus bekerja dalam tekanan tinggi. Tak terkecuali bagi mobil murah ramah lingkungan (LCGC) yang kini sedang digandrungi oleh masyarakat. Sejumlah komponen dalam mesin modern LCGC pun akan cepat aus saat mengalami tekanan saat kondisi macet. Untuk itu dibutuhkan pelumas yang mampu menjaga performa mesin dalam tekanan tinggi tersebut. Menjawab tantangan itu, produsen pelumas asal Inggris, Castrol, meluncurkan varian terbaru dari Castrol Magnatec Stop Start, yaitu varian OW-20.

Country Marketing Manager Castrol Indonesia Deananda Sudijono mengatakan OW-20 dirancang khusus untuk mesin modern, termasuk LCGC. "Di Jakarta yang macet, LCGC dituntut untuk melakukan performa tinggi. Jadi memang butuh oli yang khusus untuk itu. Oli ini sudah melalui serangkaian tes, seperti uji coba mesin OM646LA, yang merupakan bagian dari spesifikasi industri terbaru. Kami juga sudah lakukan community test bersama komunitas pengendara LCGC," kata Deananda kepada pers di Jakarta, Selasa (9/5).

Deananda mengklaim, formulasi yang ada pada oli Castrol Magnatec Stop-Start OW-20 telah sesuai dengan manual yang dikeluarkan oleh agen tunggal pemegang merk (ATPM) di Indonesia. Teknologi fully synthetic dalam oli tersebut juga disebutkan tahan panas dan penguapan sehingga kekentalannya terjaga dalam waktu yang lama. "Kami juga menerapkan teknologi molekul pintar dalam oli tersebut yang dapat memperbarui diri sendiri sehingga menjaga komponen mesin dari keausan. Mulai bulan ini, oli tersebut sudah bisa didapatkan di bengkel-bengkel yang ada di Tanah Air," ujar Deananda sembari mempraktikkan molekul pintar dalam Castrol Magnatec OW-20.

Galih Laksono dari workshop G-Speed mengatakan kebutuhan akan pelumas mesin, yang mumpuni di tengah jalan raya yang kerap macet, memang sangat dibutuhkan.
Kondisi mesin yang mengalami tekanan tinggi, menurutnya, akan membuat mesin mobil tidak berumur panjang. Terlebih pada mesin LCGC yang didesain lebih compact dan presisi dibanding mesin mobil jenis lain. "Jarak antarkomponen dalam mobil LCGC dibuat serapat mungkin karena demi efisiensi, termasuk juga lubang untuk lubrikasi. Pemakaian oli yang salah bisa menghambat lubang yang sudah sempit itu. Mobil memang akan lebih baik jika menggunakan oli yang didesain khusus. Karena itu, jadi hal vital untuk kendaraan," kata pria yang gemar merancang muscle car tersebut.

Komentar