Selebritas

Triawan Munaf Penghargaan Gwanghwa Medal Jadi Pemacu

Kamis, 18 May 2017 04:00 WIB Penulis: Haufan Hasyim Salengke

MI/ BARY FATHAHILAH

KEPALA Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf, 58, mendapatkan penghargaan atau medali tertinggi di bidang diplomatik dari pemerintah Korea Selatan (Korsel). Meski merasa terhormat mendapatkan medali paling bergengsi di bidang diplomatik itu dari Kosel, Triawan menyebutnya 'berlebihan' karena masih banyak yang harus ia lakukan. "Akan tetapi, mungkin ada alasan atau persepsi yang mereka pertimbangkan dengan matang dalam menganugerahkan medali ini kepada saya, tentunya saya terima," ujarnya.

Dia menilai penghargaan itu harus memacu. "Harus memacu saya dan Bekraf untuk berbuat lebih banyak lagi di dalam mengharmonisasi dan memajukan hubungan kedua negara melalui ekonomi kreatif," kata Triawan. Ia mengatakan dirinya telah diberi tugas lain oleh Presiden Joko Widodo sebagai menteri penghubung antara Korea dan Indonesia.
Tugas itu, lanjutnya, merupakan sebuah tanggung jawab yang tak kalah penting. "Karena investasi Korsel di Indonesia sangat besar dan banyak sekali persoalan yang dilalui setiap hari. Masih banyak tugas tentunya yang harus kita lakukan untuk memperlancar investasi Korea di sini dan investasi Indonesia di Korea," ujarnya.

Triawan menilai hubungan antara Seoul dan Jakarta di bidang industri kreatif sudah sangat baik meskipun Indonesia dan Korsel ialah dua negara yang berbeda. "Kita bisa belajar satu sama lain dan Indonesia bisa belajar kepada Korea sebagai negara yang telah lebih dulu maju di bidang ekonomi kreatif." Triawan mengatakan, dalam sebuah obrolan, Duta Besar Korsel untuk Indonesia Cho Tai-young mengakui Indonesia negara besar yang kaya dengan budaya dan seni. "Bapak dubes mengatakan Korea sangat senang bekerja sama dan memajukan Indonesia untuk bisa mencapai tingkatan yang lebih baik dalam hal ekonomi kreatif dan hubungan bilateral ke depan," kata dia.

Indonesia telah meneken MoU dengan Korsel dalam bidang industri kreatif. "Setiap saat kita minta bantuan atau kita lagi butuh sesuatu pasti selalu dikabulkan (oleh pemerintah Korsel). Seperti bantuan tenaga ahli, training, mentoring, kita selalu dikabulkan," pungkas Triawan.

Kontribusi besar
Cho Tai-young, yang mewakili pemerintah di Seoul, mengatakan Gwanghwa Medal diberikan kepada warga negara asing yang telah berkontribusi besar meningkatkan hubungan bilateral antara Republik Korea dan negaranya. Dalam upacara penyerahan di Kedutaan Korsel di Jakarta, kemarin, Cho mengatakan Triawan telah berjasa meningkatkan hubungan bilateral antara Republik Indonesia dan Republik Korea, khususnya di bidang industri kreatif.

"Penghargaan ini adalah bentuk pengakuan atas kontribusi yang diberikan Bapak Triawan yang semakin memperkuat hubungan bilateral antara Korsel dan Indonesia," ujar Cho.
Dia menambahkan penghargaan itu merupakan bentuk komitmen dan bukti bahwa pemerintah Korsel terus meningkatkan hubungan kerja sama dengan Indonesia yang mencakup banyak bidang. Choa berharap Triawan akan membuat berbagai upaya untuk meningkatkan hubungan bilateral di antara kedua negara ke level yang lebih tinggi lagi.
(H-5)

Komentar