Olahraga

Sinyal Positif dari Baku Jelang SEA Games 2017

Rabu, 17 May 2017 01:30 WIB Penulis: (Beo/R-2)

Lifter putra Jatim Eko Yuli Irawan melakukan angkatan clean and jerk pada pertandingan angkat besi kelas 62 kg PON XIX di Gor Sabilulungan, Jalak Harupat. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

PEROLEHAN 32 medali, lima di antaranya emas, hingga hari kelima Islamic Solidarity Games (ISG) 2017 di Baku, Azerbaijan, dinilai sudah baik. Namun, untuk menjadi juara umum seperti pada ISG 2013 Palembang cukup berat. “Apa yang telah dicapai di Baku membuktikan kualitas para atlet untuk tampil di SEA Games 2017 Kuala Lumpur mendatang. Namun, kita tetap realistis sulit untuk menjadi juara umum,” jelas Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S Dewa Broto, Selasa (16/5).

Tiga emas disumbang angkat besi melalui Eko Yuli di kelas 62 kg, Surahmat Wijoyo (56 kg), dan Sri Wahyuni (48 kg putri). Dari cabang renang, Indonesia meraih dua emas melalui Gagarin Nathaniel Yus di nomor 200 meter gaya dada putra dan I Gede Siman Sudartawa di nomor 100 meter gaya punggung putra. Selain emas, Indonesia juga meraih 13 perak dan 15 perunggu. Gatot menambahkan, hasil yang didapat para atlet Indonesia sudah cukup baik mengingat lawan-lawan yang cukup berat.

“Kita berharap di sisa waktu penyelenggaraan ISG 2017, Indonesia mampu menambah medali,” tukas Gatot. Direktur Performa Tinggi Lomba 1 Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas Hadi Wihardja optimistis angkat besi mampu memberikan yang terbaik di SEA Games 2017. Wakil Ketua Umum PB PRSI Harlin E Rahardjo Raihan juga menyambut positif raihan dua emas dan dua perunggu dari cabang renang. Bahkan, Aflah Fadlan Prawira yang meraih perunggu di nomor 400 meter gaya ganti perseorangan putra mampu memecahkan rekor nasional atas nama Albert C Sutanto yang sudah bertahan selama 18 tahun. “Saya bangga dan senang dengan hasil anak-anak di Baku. Catatan waktu mereka makin tajam, terbukti dengan pecahnya rekornas sampai saat ini. Semoga tren positif ini bisa berlanjut ke try out berikutnya di Prancis dan Budapest, Hongaria, serta mencapai puncaknya pada SEA Games Kuala Lumpur,” kata Harlin. (Beo/R-2)

Komentar