Sela

Genetik dan Anoreksia

Senin, 15 May 2017 09:59 WIB Penulis: Irene Harty

MI/Seno

STUDI terkini dari the Psychiatric Genetics Consortium Eating Disorders Working Group, kolaborasi 220 peneliti internasional dari beberapa institusi dunia, menyatakan anoreksia nervosa atau gangguan makan yang sampai sekarang digolongkan sebagai gangguan kejiwaan murni dapat juga disebabkan oleh genetik.

Peneliti Chyntia Bulik mengatakan analisis DNA genom dilakukan kepada 3.495 individu dengan anoreksia nervosa dan 10.982 individu bukan penderita.

Pada individu dengan gangguan makan terlihat ada variasi genetik yang lebih sering terjadi dan menyebabkan kelainan. Hasil studi akan digunakan untuk pengembangan obat. (Dailymail/Ire/X-6)

Komentar