Film

Bertahan di Masa Susah

Ahad, 14 May 2017 01:35 WIB Penulis: (Her/M-4)

DOK. FILM CRITICAL ELEVEN

OBROLAN antara Anya (Adinia Wirasti) dan Ale (Reza Rahadian) selama penerbangan Jakarta-Sydney berujung pada hubungan percintaan. Hubungan romantis yang berawal dari duduk berdampingan di pesawat itu berujung pada mahligai pernikahan. Kendati Anya memiliki karier gemilang di Jakarta dan sering dipercaya perusahaannya menjadi representasi dalam rapat-rapat di luar negeri, dia rela meninggalkan kariernya demi mendampingi Ale di New York.

Suaminya itu bekerja di pengeboran lepas pantai dan harus berpindah-pindah lokasi pengeboran sehingga Anya sering ditinggal di New York sendirian. Rasa kesendiriannya mulai terobati ketika dia mulai bisa merintis karier di kota yang tak pernah tidur itu. Apalagi kemudian, dia pun mulai mengandung anak pertama mereka. Demi menyambut kelahiran buah hati, Ale memutuskan mereka kembali ke Jakarta. Celakanya mereka malah menghadapi titik balik yang memilukan.

Kehidupan rumah tangga yang penuh cinta menjadi dingin. Tak ada lagi komunikasi meski tinggal serumah. Mereka seolah berada di tempat terpisah. Nyatanya, cinta tidaklah cukup. Mereka dihadapkan pada dua pilihan, memilih antara menyerah pada amarah atau menyembuhkan luka dan menguatkan satu sama lain. Dalam film itu, kelihaian Reza Rahadian dan Adinia Wirasti dalam beradu peran terbukti, terutama dalam adegan romantis keduanya. Ekspresi sedih kala dilanda duka yang ditampilkan pun amat menyentuh. Film garapan sutradara Monty Tiwa dan Robert Ronny ini diadaptasi dari novel berjudul yang sama dari penulis Ika Natassa. Novel Critical Eleven menggambarkan 11 menit penting dalam pertemuan pertama.

Tiga menit pertama bersifat kritis. Pasalnya, menit-menit itu kesan pertama terbentuk. Jangan lupa 8 menit terakhir sebelum berpisah. Saat itu ketika senyum, melihat tindak tanduknya, dan ekspresi wajah orang itu, menjadi pertanda apakah itu akan menjadi awal suatu hubungan atau hanya sekadar akhir dari pertemuan tidak ada artinya. Mulai tayang di bioskop Tanah Air sejak 10 Mei 2017, film ini layak menjadi pilihan bagi Anda yang ingin mengenang cinta dan menit-menit genting dalam hidup yang memengaruhi masa depan percintaan dengan pasangan. Di sisi lain, Ale dan Anya mengingatkan pentingnya mengalahkan ego. (Her/M-4)

Komentar