Eksplorasi

Misi Pengangkutan Terberat di Tengah Laut

Sabtu, 13 May 2017 03:45 WIB Penulis: Zico Rizki

Foto dailymail

TIDAK ada bangunan yang berdiri megah di tengah laut selain struktur yang berfungsi sebagai tempat pengeksplorasian minyak dan gas, yakni anjungan lepas pantai.
Beberapa dari kita pasti berpikir bagaimana membangun struktur raksasa di tengah laut dan bagaimana pula cara membongkarnya? Membongkar struktur raksasa termasuk rumit, biasanya bagian demi bagian dilucuti di lokasinya baru kemudian bagian-bagian itu dikirim ke daratan. Bulan lalu, proses pembongkaran sebuah struktur anjungan lepas pantai raksasa milik perusahaan minyak di Inggris, Shell, Brent Delta, dilakukan dengan pendekatan baru.

Selain melucuti bagian-bagian struktur di lepas pantai, proses pembongkaran juga memanfaatkan kekuatan spektakuler dari kapal terbesar di dunia Pioneering Spirit untuk memindahkannya ke daratan. Kapal raksasa berlambung kembar itu merupakan rancangan perusahaan Swiss-Belanda Allseas Group. Kapal sepanjang 1.253 kaki itu dirancang khusus untuk memindahkan atau memasang struktur anjungan lepas pantai. Desain kapal dengan bentuk tapal kuda ditujukan agar dapat sesuai dengan proses pemasangan struktur anjungan lepas pantai.

Kapasitas angkatnya sebesar 48.000 ton, dua kali berat Brent Delta atau sama dengan 6 menara Eiffel. Pendekatan yang telah direncanakan sejak satu dekade itu tidak berarti memindahkan keseluruhan dari struktur anjungan lepas pantai, hanya bagian atasnya, yaitu wilayah operasional pekerja yang memiliki berat 24 ribu. Hanya membutuhkan beberapa detik untuk mengangkat struktur dari tiga kaki beton penyangga ke atas Pioneering Spirit. Awal tahap pemindahan dimulai dari tiga kaki penyangga Brent Delta yang dipotong di atas permukaan laut dengan kawat baja berlapis berlian.

Untuk mencegah bagian atas meluncur turun, di setiap kaki dipasang cincin penopang baja. Menjelang akhir bulan lalu, kapal raksasa itu menempatkan diri secara presisi di bawah struktur dengan panduan sistem komputer dan pemosisian mutakhir dari kapal. Sebanyak 16 balok pengangkat baja raksasa kapal itu, masing-masing seberat 1.600 ton, kemudian dilekatkan pada titik-tiik di bagian bawah struktur yang diangkat. Untuk membantu mengangkat struktur, kapal memompa air keluar dari tangki pemberatnya (ballast tank).

Kemudian, pada klimaksnya, silinder hidraulik menghasilkan pengangkatan cepat dari struktur hingga ketinggian 3 meter di atas kaki hanya dalam waktu 16 detik. Bagian atas tersebut kemudian diangkut oleh kapal ke Pelabuhan Seaton, Hartlepool, Inggris. Pioneering Spirit kini memegang rekor menjadi satu-satunya kapal yang dianggap mampu mengangkat bagian atas struktur anjungan lepas pantai raksasa Brent Delta dalam satu kesatuan.

Pemindahan tidak menyeluruh
Sebuah hal yang kontroversial ialah pemindahan yang tidak total dan meninggalkan tiga kaki beton di laut. Tinggi kakinya hampir 540 kaki dan beratnya sekitar 300 ribu ton.
Di dasar laut, kaki-kaki itu dikelilingi oleh 16 tangki penyimpanan (untuk minyak yang diekstraksi). Shell berpendapat pada saat tiang tersebut hancur, meninggalkan kaki di situ merupakan pilihan yang jauh lebih aman dan berdampak minim.

Sulit untuk memprediksi saat kaki itu akan roboh, tetapi Shell mengatakan hasil studinya menunjukkan bagian yang terlihat akan tetap kokoh selama 150-250 tahun, sementara yang terendam diperkirakan akan bertahan hingga 300-500 tahun. Sel penyimpan minyak mungkin bertahan setidaknya 1.000 tahun.

Shell mengatakan, agar kaki-kaki itu dapat lepas sepenuhnya, mereka harus terlepas dari dasar laut, melayang ke permukaan, dan ditarik ke pantai untuk dibongkar di dalam deep-water inlet. Selama satu dekade terakhir, Shell telah melakukan studi kelayakan teknis mengenai opsi ini. Namun, mereka mengatakan probabilitas kegagalan teknis dan risiko terhadap kehidupan manusia dan lingkungan sangat tinggi. (The Guardian/Dailymail/M-3)

Komentar