Kesehatan

Kurang Tidur Cenderung Sebabkan Kecelakaan Lalu Lintas

Kamis, 11 May 2017 02:04 WIB Penulis: Sri Yanti Nainggolan

thinkstock

SEBUAH infografik menunjukkan bahwa menyetir saat mengantuk berakibat pada kecelakaan yang fatal sebesar 21 persen.

"Statistik ini cukup mengejutkan dimana pengendara yang tidur hanya 4-5 jam per malam 5,4 kali lipat lebih berisiko mengalami kecelakaan dibandingkan mereka yang tidur di atas tujuh jam," ujar Benjamin McManus, kandidat Ph.D di University of Alabama.

Centers for Disease Control and Prevention menyebutkan bahwa menyetir saat mengantuk biasanya terjadi karena pengendara kurang tidur, namun bisa juga karena gangguan tidur yang tak diobati, minum alkohol, atau adanya pengaturan jam kerja.

Mengantuk dapat membatasi fokus saat berada di jalan, memperlambat reaksi untuk mengerem, dan mempengaruhi kemampuan pembuatan keputusan.

Mengetahui pertanda menyetir mengantuk adalah hal yang penting untuk membantu mencegah terjadinya potensi kecelakaan fatal, seperti meningkatnya frekuensi berkedip, durasi berkedip lebih lama, pergerakan dan pelirikan mata yang lebih lambat.

Pertanda lain yang terlihat adalah menguap, susah mengingat jarak pendek yang telah dilalui, kelewatan jalan, dan melewati garis pembatas di jalan.

Jika Anda mengalami gejala tersebut, segeralah berhenti menyetir dan tidur sebentar 15-20 menit, atau bergantian menyetir.

Para peneliti mengungkapkan bahwa tidur sebentar dapat mambantu membuat fokus, belajar, dan ingatan semakin lama. Beberapa tindakan pencegahan dan penanggulangan lain adalah minum kafein, melakukan kegiatan yang meningkatkan kesadaran seperti mendengarkan radio, membuka jendela atau mengobrol.

"Meskipun kegiatan tersebut membantu, itu bukanlah solusi sempurna. Penanggulangan yang terus dilanjutkan dengan menyetir meski gejala telah muncul dapat menimbulkan beberapa risiko karena kegiatan tersebut menimbulkan distraksi," jelas McManus.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya cukup tidur untuk kesehatan.

"Perubahan budaya membuat kita merelakan tidur untuk menyelesaikan pekerjaan. Menyadari bahwa menyetir mengantuk dapat menyebabkan kecelakaan membuat kita lebih berhati-hati di jalan," pungkasnya.

National Highway Traffic Safety Administration tahun 2013 menyebutkan bahwa menyetir saat mengantuk mengakibatkan 72 ribu kecelakaan dimana 44 ribu diantaranya terluka, 800 orang meninggal, dan 6 ribu kecelakaan fatal. (MTVN/OL-7)

Komentar