Sela

Olga Lydia Berharap pada Pemuda Asia

Senin, 8 May 2017 09:53 WIB Penulis: Putri Rosmalia Oktaviyani

Dok.MI/IMMANUEL ANTONIUS

AKTRIS dan sutradara film Olga Lydia, 40, mengaku menaruh harapan besar pada genarasi muda. Harapan pada generasi muda itu rupanya tidak hanya di Indonesia, tetapi juga Asia. Dia ingin generasi muda dapat menjaga perdamaian antarkelompok dan golongan.

"Saya sangat berharap anak-anak muda bisa saling menerima satu sama lain," ujar Olga saat mengikuti kegiatan lari sepanjang 10 kilometer untuk mendukung acara Asian Youth Day 2017.

Kegiatan komunitas dan anak muda sudah sangat banyak ia ikuti. Salah satu yang sering dilakukan ialah lari untuk kegiatan amal meski dia sebenarnya bukan pelari yang mahir dan kuat.

Dia bercerita berolahraga mesti dipaksakan dan hal itu mengacu pada pola hidup sehat yang dilakukan orangtuanya. "Mengacu ke orangtua saya sendiri yang suka berolahraga, saya lihat hingga umur saat ini mereka dapat nikmati pola hidup," ungkapnya.

Dia ingin tetap awet sehat dengan tetap menjalani pola hidup yang baik. "Senang juga. Bila berjalan-jalan ke luar negeri, meskipun usianya telah nyaris 80, masih tetap dapat jalan 10 kilometer satu hari."

Dari yang dilakukan Olga kemarin dalam kegiatan lari itu, secara otomatis dia juga mendukung acara Asian Youth Day 2017 yang akan terselenggara 30 Juli hingga 6 Agustus 2017 mendatang di Yogyakarta.

Perempuan yang baru saja melangsungkan pernikahan dengan Rafael Aris Utama itu mengatakan dirinya sangat prihatin dengan masalah yang dihadapi dunia saat ini, terutama dalam hal keterbukaan warganya dalam menerima perbedaan, menyambut kegeragaman, dan menyikapinya dengan baik. "Menurut saya, itu masalah yang sangat penting dan masalah kemanusiaan," ujar Olga.

Ia mengatakan salah satu masalah yang paling ia perhatikan dan berharap dapat terselesaikan ialah terkait dengan pengungsi akibat negara asal yang mengalami konflik. Diskusi dan masukan terhadap anak muda agar mau menyumbangkan ide hingga perannya dalam mengatasi hal tersebut menjadi salah satu hal utama yang harus dilakukan.

"Bagaimana mereka menyikapinya, apa yang bisa dilakukan supaya tidak terus terjadi tindak kekerasan atas nama kelompok, suku, ras, dan agama. Itu yang harus saya bicarakan saya rasa," ujar Olga.

Olga mengatakan sangat berharap acara yang akan diikuti ribuan pemuda Katolik dari negara-negara Asia tersebut tersebut nantinya dapat meninggalkan dampak positif bagi yang mengikutinya.

"Saya percaya acara hari ini akan sukses dan mudah-mudahan bisa membuat kaum muda di Asia bisa punya planning atau roadmap yang baik dalam hal kemanusiaan," ujar Olga.

Film musikal
Perempuan kelahiran 4 Desember 1976 tersebut saat ini mengaku tengah sibuk menyiapkan perilisan film garapannya yang terbaru. Bersama dengan pegiat produksi film Indonesia lain, ia akan merilis sebuah film drama komedi musikal untuk keluarga.

"Filmnya akan dirilis tahun ini. Sekarang sudah proses terakhir. Akan ada beberapa nama yang akan bermain, mulai Tyo Pakusadewo, Sita Nursanti, Mus Mujiono, hingga Karina Salim."(H-5)

Komentar