Surat Pembaca

Awas Narkoba di Kalangan Remaja

Sabtu, 6 May 2017 12:30 WIB Penulis: M Wildan Firdaus Mahasiswa UIN SGD Bandung

ANTARA/Destyan Sujarwoko

PEKAN ini publik di Indonesia dikejutkan dengan tertangkapnya rapper terkenal Indonesia berinisial IK yang diduga membawa narkoba jenis ganja di Bandara Internasional Soekarno Hatta pada Sabtu (29/4).

Kasus narkoba yang menjerat artis bukan pertama kali terjadi.

Narkoba bisa menjerat siapa pun dari berbagai lapisan masyarakat tanpa pandang bulu.

Indonesia sendiri merupakan salah satu negara yang menjadi sasaran utama
peredaran narkoba oleh jaringan sindikat narkoba internasional.

Sasaran mereka, kalangan remaja yang masih duduk di bangku sekolah.

Seperti yang pernah diingatkan Kepala BNN Komjen Budi Waseso, Indonesia menjadi target pasar narkotika terbesar di Asia.

Peredaran narkoba bisa saja terjadi di sekitar kita dan dilakukan dengan berbagai macam cara.

Seperti beberapa waktu lalu terkuak peredaran narkoba yang dikemas dalam bentuk kue brownies.

Dan ada juga yang dikemas dalam bentuk permen di lingkungan sekolah.

Sungguh mengerikan.

Lingkungan sekolah yang seharusnya menjadi tempat mendidik generasi penerus
bangsa, justru menjadi tempat beredarnya narkoba, yang kian hari kian berkembang pesat di kalangan para pelajar.

Akibat dari penggunaan narkoba cukup fatal.

Selain merusak jaringan syaraf, zat narkoba juga mengakibatkan kematian.

Untuk mengatasi beredarnya narkoba di kalangan ramaja, perlu kerja sama
semua pihak, termasuk BNN dan polisi agar bisa segera meringkus jaringan pengedar narkoba sampai ke akar-akarnya.

Peran orangtua juga sangat penting.

Beberapa cara yang bisa dilakukan antara lain sejak dini mengingatkan
anak-anak akan bahaya narkoba, sehingga mereka waspada dan tidak berani mencoba.

Larang anak merokok karena biasanya narkoba dimulai dari merokok.

Selain itu, awasi lingkungan pergaulan anak.

Sebab, lingkungan berpengaruh besar yang bisa membawa pada perilaku negatif atau positif.

Komentar