Katalog Belanja

Hobi Berkelindan Pundi

Jum'at, 5 May 2017 05:00 WIB Penulis: Ghani Nurcahyadi gani@mediaindonesia.com

DOK/ FELDANI EFFENDI

KEGEMARAN mengumpulkan mainan mobil-mobilan telah dilakukan Feldani Effendi, 40, sejak masih anak-anak. Hobi tersebut masih berlangsung hingga dewasa.
Bahkan, mainan yang ia kumpulkan kini lebih spesifik, menyerupai model asli di dunia nyata atau modifikasi unik yang tidak sulit terwujud di dunia nyata. Mainan itu disebut diecast. Feldani yang berkecimpung di industri media dan public relations itu mengungkapkan, dirinya memiliki koleksi sekitar 500 mobil diecast. Salah satu sudut rumahnya di Bintaro, Tangerang Selatan, pun ia ubah menjadi semacam showroom untuk memajang koleksinya yang terdiri dari berbagai model. "Ada banyak merek mobil dan model diecast yang saya koleksi, mulai dari BMW sampai Honda S-2000. Tapi saya punya kesukaan tertentu, yaitu mengumpulkan diecast Ferrari berwarna kuning. Kenapa kuning? Ingin beda saja, karena warna merah sudah banyak. Di Maranello (Italia) lambang Ferrari juga berwarna kuning," kata anggota Ferrari Diecast Owner Club Indonesia (FDOCI) itu kepada Media Indonesia, Kamis (4/5).

Ada banyak cara yang dilakukan Feldani untuk mendapatkan diecast incarannya. Biasanya ia akan mencari di media sosial atau perkumpulan hobi (forum) diecast. Bahkan, tidak jarang dalam forum tersebut digelar lelang daring dengan tawaran harga yang menggiurkan. Ia juga rajin menyambangi Indonesia Diecast Expo yang rutin digelar tiap tahun. "Kadang juga ada forum bertemu tatap muka bersama dengan sejumlah teman yang digelar setiap minggu ganjil seperti minggu pertama, ketiga, atau kelima. Nah, di sana biasanya juga kita melakukan swap meet. Itu seperti forum jual beli dan kita bisa dapat barang rare item atau limited edition di situ, " ujar Feldani. Diecast juga bisa didapat melalui pameran, seperti Indonesia International Motor Show (IIMS) yang saat ini berlangsung di Jakarta International Expo (JI Expo), Kemayoran, 27 April-7 Mei 2017.

Meski hanya berupa mainan, bisnis diecast ternyata menghadirkan keuntungan yang menggiurkan. Faisal Adlan, 30, yang berkecimpung di bisnis penjualan diecast sejak 2007, melalui situs icaltoys.com mengungkapkan, omzet penjualannya rata-rata mencapai Rp1 miliar per bulan. Bahkan, Faisal mengaku sibuk melayani pembeli ketika menjelang Lebaran, akhir tahun, awal tahun, dan kelulusan sekolah. Lapak miliknya yang berada di Bintaro, Tangerang Selatan, khusus menjual diecast yang didatangkan dari Amerika Serikat, dengan skala 1:54. Sejumlah merek yang ia jajakan, antara lain Hot Wheels, Matchbox, Disney Cars, Tomica, Johnny Lightning, Corgi, Revel, dan Tiger Wheels. Sementara itu, harga yang ditawarkan berkisar mulai Rp20 ribu hingga Rp3 jutaan. "Biasanya yang cari itu anak muda usia 20 tahun-40 tahun. Cukup beragam sih latar belakangnya, ada yang wiraswasta, karyawan, sampai mahasiswa. Sebagai importir, setiap tahun kami mendapatkan kiriman barang sebanyak sembilan kali. Beberapa kali kami juga jual diecast limited edition. Lelang di medsos juga kami lakukan," kata pria yang sudah berkecimpung di bisnis diecast sejak kuliah itu.

Konsisten dan komitmen
Bagi yang baru akan bergabung menjadi diecaster, Feldani menyarankan untuk lebih dahulu fokus pada pola koleksi yang akan dijadikan titik pijak awal. Saat ini ada sejumlah model skala diecast dari 1:78 hingga 1:18 yang sangat detail hampir serupa aslinya. Untuk menjadikan koleksi, diecast disimpan atau di susun tanpa melepas dari kemasan. "Setelah itu banyaklah mencari informasi mengenai diecast atau bergabung dengan forum yang banyak di medsos. Dari situ nanti akan mudah mendapatkan diecast limited edition atau rare item yang jadi kebanggaan tersendiri bagi para diecaster. Informasi soal special event juga bisa mudah didapat dari forum," katanya. Terkait dengan perawatan, Feldani menegaskan perlu adanya konsistensi dan komitmen dari diecaster. Untuk model dengan skala besar harus lebih sering dibersihkan, mengingat debu lebih mudah menempel. Debu pada diecast, terutama pada skala besar dapat menyebabkan cat pads diecast memudar, "Taruh Di tempat yang tidak terlalu terpapar sinar matahari dan tidak lembab," tandasnya. (S-1)

Komentar