Travelista

Mengawal Terminal 3, Gerbang Indonesia

Ahad, 30 April 2017 05:01 WIB Penulis: Rio/M-1

MI/Galih Pradipta

PERBEDAAN kualitas, baik itu dari infrastruktur, pelayanan, maupun kebersihan, memang tampak begitu berbeda dari terminal 3 dengan terminal 1 dan 2 Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta. Perbedaan itu memang tampak terlihat dari servis yang diberikan pihak Angkasa Pura II beserta skateholder lain yang berkolaborasi, salah satunya ISS Indonesia.

Menyertakan sebanyak 1.213 personelnya, para frontliner ISS Indonesia siap menjaga dan mengubah persepsi Bandara Soekarno-Hatta di mata para penumpang, baik itu domestik maupun internasional. Apalagi, pihak AP II sedang mempersiapkan diri untuk bisa menembus peringkat 20 bandara terbaik dunia pada 2018 mendatang.

"Kami siap mendukung AP II masuk ke peringkat 20 bandara terbaik di dunia meningkatkan servis kepada para penumpang terminal 3. Servis kami di antaranya kebersihan, keamanan, serta pengaturan sistem parkir," tutur EVP Head of Key Account Management ISS Indonesia Faisal Muzakki.

Targetnya, kata Muzakki, terminal 3 menjadi gerbang Indonesia. "Jadi first impression itu sangatlah penting, apalagi di mata wisatawan asing," pungkas Muzakki.

Oleh karena itu, pihak ISS Indonesia sendiri telah menempatkan sebanyak 1.213 bahkan akan bertambah 700 personel lagi untuk bagian internasional. Setelah eksis di Indonesia, terminal 3 tengah mengejar target menjadi salah satu bandara terbaik di dunia.

Komentar