Properti

Efek Properti Berdampak pada Bahan Bangunan

Selasa, 25 April 2017 04:00 WIB Penulis: (Was/S-2)

MI/RAMDANI

SURVEI harga properti residensial Bank Indonesia menunjukkan perkiraan responden akan terjadinya pertumbuhan sektor tersebut pada kuartal awal kendati masih melambat dari periode serupa di tahun sebelumnya. Salah satu perusahaan bahan bangunan, PT Powerblock Indonesia, terus mengikuti dengan cermat perkembangan industri properti. Mana­ger Marketing Powerblock Indonesia Johannes Joe masih menunggu realisasi konkret dari rencana yang sudah dibuat industri itu. “Kami mematok pertumbuhan konservatif di kisaran 10% tahun ini,” ujar Joe di Jakarta, Senin (24/4).

Untuk menyiasati pergerakan lambat industri properti, perusahaan yang memproduksi beton ringan dan semen instan itu baru saja melansir produk baru autoclaved aerated concrete panel untuk dinding dan lantai. Pihaknya juga merilis dua varian baru semen instan Powerbond. Lebih lanjut, Powerblock berupaya mengedukasi pasar lewat pameran, gathering, site visit, dan aktivitas product knowledge. Salah satu yang disampaikan, khususnya kepada pengembang properti ialah perihal penggunaan material yang tepat dan tidak menyisakan banyak problem setelah bangunan ditinggali. Hingga kini, pihaknya telah bermitra dengan hampir semua BUMN sektor konstruksi dan pengembang properti ternama. (Was/S-2)

Komentar