MI Anak

Gim itu Melatih Logikamu

Ahad, 23 April 2017 01:45 WIB Penulis: Suryani Wandari/M-1

Dok. Pribadi

Latar gedung tinggi itu berwarna-warni, di depannya ditempatkan mobil merah lengkap dengan pengemudinya, bergerak maju tetapi setelah menyentuh ujung layar, terbalik tetapi tetap melaju.

"Harusnya klik yang ini," kata Kak Putri, tutor SKACI sambil menunjuk ke sebuah tombol atas.

Samuel, anak Kelas 2 Sekolah Dasar Bina Nusantara itu pun mengklik tombolnya.

Ya, benar saja, mobil ini kini bergerak dengan sempurna tanpa terbalik. Jumat (13/3) di SKACI, Bintaro itu memang terdapat Samuel dan beberapa orang lainnya sedang asyik membuat animasi. Ia yang telah menyelesaikan pelajarannya hari itu membuat kembali pelajaran terdahulunya dengan membuat animasi baru yang ada di pikirannya. Kadang animasinya yang telah dibuat itu disimpan, lalu membuat lagi dengan konten yang lebih menantang. Keren kan?

Belajar ilmu komputer

Kalian tentu sering menggunakan gadget kalian untuk beragam kegiatankan? Misalnya, berkomunikasi via media sosial, mengerjakan tugas sekolahmu , atau sekadar main gim. Namun, mengapa kamu hanya lebih aktif sebagai pengguna? Yuk mending manfaatkan waktu main gim dengan hal yang lebih menyenangkan!

SKACI atau kepajangan dari Sekolah Komputer Aku Cinta Indonesia mengajarkan anak-anak belajar kursus komputer dengan cara yang berbeda dan seru. Ya, jika kalian suka dengan menonton film animasi atau memainkan gim, di sini malah diajarkan untuk membuatnya lo. Asyikkan?

"Kami ingin anak-anak dalam kondisi senang dan gembira, yakni dengan membuat gim atau animasi. Jadi sesungguhnya secara tidak langsung mereka sedang belajar ilmu komputer," kata ibu Davina, Owner Skaci, Bintaro.

Pemrograman

Di Skaci ini anak-anak belajar pemrograman dengan seru dan menarik menggunakan aplikasi unggulan Scratch yang memakai software buatan Massachusetts Institute of Technology (MIT) yang dirancang khusus untuk konsep pembelajaran.

Scratch yang didesain khusus untuk anak usia 8 tahun-16 tahun ini berbeda dengan bahasa pemrograman yang biasanya berbasis teks tetapi menggunakan grafik atau yang disebut dengan flowchart, yakni suatu bagan terurut berupa blok berwarna untuk menggambarkan alur yang terjadi.

Blok berwarna dengan beragam tulisan inilah yang akan memerintahkan untuk membuat suatu proses. Hanya dengan drag dan drop blok, kalian akan dapat membuat cerita interaktif, gim, hingga animasi. "Kita juga dapat menggabungkan beberapa media seperti gambar, foto, efek suara, dan sebagainya lo," kata kak Putri.

Hal ini pun yang dilakukan Rye, Kelas 3 SD Highscope Bintaro yang saat itu sedang membuat gim bertema perang. Karakter gimnya ditambahkan dari aplikasi Scratch ataupun menggambar sendiri. "Ini agak sulit, tapi aku akan menyelesaikan gim buatanku ini," kata Rye.

Melatih logika algoritme

"Dengan membuat gim, tentu kita akan berpikir langkah apa yang harus dilakukan selanjutnya agar sebuah karakter bergerak. Ini akan melatih logika mereka," kata Kak Davina.

Logika algoritme memang merupakan struktur atau rangka dalam pemrograman. Kita harus memikirkan langkah-langkah sistematis dan terbatas yang dibuat untuk menyelesaika suatu masalah.

Tak hanya itu sobat, dalam membuat gim ataupun animasi, kita mesti memikirkan dengan detail seperti letak posisi, durasi, hingga logika lainnya seperti ban yang memutar saat berjalan dan air yang mengalir.

Bagi beberapa orang mungkin belajar ilmu komputer sebenarnya sulit karena ilmu komputer cakupannya luas mulai dari perencanaan algoritme, konsep dasar pengembangan perangkat lunak, sampai penerapan pada aplikasi robotika, kecerdasan buatan bio informatika, dan lainnya. Namun, dengan membuat kesukaannya berupa gim atau animasi, kesulitan tidak akan terasa justru menjadi hal yang menantang. Dengan kegiatan ini, anak akan belajar banyak hal dengan cara mengalaminya sendiri, mempelajari hal baru, melatih daya berpikirnya, dan berkarya.

Komentar