Surat Pembaca

Junjung Sikap Toleransi dan Saling Menghargai

Sabtu, 22 April 2017 10:45 WIB Penulis: M Wildan Firdaus Mahasiswa Ilmu Komunikasi Jurnalistik UIN SGD Bandung

ANTARA/HAFIDZ MUBARAK A

PADA tahun ini masyarakat di berbagai daerah di Indonesia sedang disibukkan dengan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada).

Pilkada merupakan momen penting bagi rakyat dalam menggunakan haknya sebagai warga negara Indonesia yang baik dalam memilih kepala daerah yang diharapkan bisa membawa perubahan ke arah yang lebih baik bagi daerahnya.

Dalam pelaksanaannya, biasanya terdapat beberapa pasangan calon kepala daerah yang akan bersaing dalam pilkada.

Hal itu membuat masyarakat yang sebelumnya bersatu menjadi terpecah karena adanya perbedaan dalam memberi dukungan kepada calon kepala daerah.

Tidak mengherankan bila muncul pernyataan saling serang antarpendukung pasangan calon.

Perang mulut itu akhirnya berujung konflik fisik antarsesama pendukung pasangan calon yang pernah terjadi beberapa waktu lalu.

Sebagai negara yang besar, pilkada di Indonesia tidak luput dari sorotan media asing.

Konflik yang berujung pada kontak fisik tentunya mencoreng demokrasi di Indonesia.

Apalagi, Indonesia dikenal sebagai negara ramah yang telah menyatukan keberagamannya dengan sikap toleransi dan saling menghargai.

Masyarakat seharusnya menyikapi dengan bijak soal perbedaan tersebut.

Perbedaan pendapat itu bukanlah masalah karena setiap orang mempunyai hak untuk memilih dan berpendapat.

Selain itu, siapa pun pemimpin yang terpilih tentunya kita harus hormati.

Tidak ada salahnya memberi kesempatan kepada pemimpin yang terpilih dan kita doakan saja semoga pemimpin yang terpilih bisa menjalankan tugasnya dengan baik.

Daripada kita sibuk menyalahkan orang lain yang tidak ada manfaatnya, lebih baik kita kawal ketat setiap pelaksanaan pilkada.

Komentar