Olahraga

OCA Resmi Tetapkan 39 Cabang Olahraga di Asian Games 2018

Jum'at, 21 April 2017 20:58 WIB Penulis: Nurul Fadillah

ANTARA/Nova Wahyudi

KOMITE Olimpiade Asia (OCA) secara resmi menetapkan 39 cabang olahraga akan dipertandingkan di Asian Games Jakarta-Palembang, 18 Agustus-2 September 2018.

Seperti dikutip AFP, dari 39 cabang olahraga tersebut, akan dipertandingkan 426 nomor dari 53 disiplin olahraga. ''Presiden OCA Sheikh Ahmad Al Sabah telah bertemu dengan Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla yang menjadi Ketua Dewan Pengarah INASGOC dan Ketua INASGOC Erick Thohir. Berdasarkan kesepakatan, cabang olahraga menjadi 39, 53 disiplin dan 426 nomor,'' tulis Dirjen OCA Husain Al Mussalam Al Musallam dalam rilis resmi OCA, Jumat (21/4).

Sebanyak 31 dari 39 cabang olahraga merupakan olympic sports. Lima cabang non olimpiade dan tiga usulan dari Indonesia yaitu paralayang, jetski dan bridge.

Al Mussalam mengatakan, telah disepakati adanya pengurangan cabang olahraga dan nomor yang dipertandingan. Semula pada rapat koordinasi awal Maret lalu, disepakati 42 cabang olahraga dengan 59 disiplin nomor dan 484 nomor yang akan dipertandingkan. Namun, demi efisiensi anggaran, Ketua Dewan Pengarah INASGOC memutuskan pemangkasan cabang menjadi 36.

Sebelumnya pada Rabu (19/4), Erick mengungkapkan telah disepakati 431 nomor yang dipertandingkan. Namun, akhirnya OCA memutuskan pengurangan menjadi 426 nomor dari 39 cabang olahraga. Tiga cabang yang dipangkas adalah selancar ombak, sambo, dan skateboard/sepatu roda.

Jumlah nomor yang dipertandingkan tersebut lebih sedikit dibandingkan Asian Games 2014 Incheon yang pernah menggelar 437 nomor dari 36 cabang olahraga.

Sebelumnya, Presiden OCA, Sheikh Ahmad mengaku mendukung adanya pengurangan cabang dan nomor pertandingan.

Saat persiapan Asian Games 2018 terus dikebut secara berkala, penyelenggaraan Asian Para Games 2018 (APG) seolah tidak tersentuh. Selain Ketua Panitia Penyelenggara Asian Para Games (INAPGOC) baru dipilih pada satu bulan yang lalu yaitu Raja Sapta Oktohari, kementerian dan lembaga terkait tampaknya belum tahu tupoksi masing-masing dalam penyelenggaraan pesta olahraga khusus atlet difabel tersebut.

Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga Gatot S Dewa Broto mengungkapkan, Inpres harus segera dikeluarkan agar kementerian dan lembaga bisa segera bekerja. Lebih spesifik Gatot pun menegaskan, INAPGOC harus segera membuat Rancangan Anggaran Biaya untuk penyelenggaraan APG. (OL-4)

Komentar