Ekonomi

Konferensi IAPH 2017 Dinilai Penting bagi Indonesia

Jum'at, 21 April 2017 10:28 WIB Penulis:

ANTARA

MENTERI Perhubungan Budi Karya Sumadi mendorong para pelaku bisnis maritim, perusahaan bongkar muat, pemilik kapal, kargo, asosiasi, dan pemangku kepentingan kemaritiman lainnya untuk menghadiri perhelatan The International Association of Ports and Harbors (IAPH) Worlds Port Conference akan digelar di Nusa Dua, Bali, pada 7-12 Mei 2017.

Perhelatan tahunan dari IAPH yang tahun ini memasuki kali ke-30 itu akan dihadiri sekurangnya 1.000 pelaku industri maritim dan logistik dunia.

"Dengan hadir di acara tersebut, para profesional dapat mengetahui teknologi, manajemen, dan inovasi apa yang harus dikembangkan,” ujar Menhub melalui keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (21/4).

Kualitas pelabuhan sangat ditentukan dari efisiensi dan efektivitas. Hal itu, menurut Budi Karya, hanya bisa dilakukan dengan melakukan berbagai terobosan dan inovasi untuk meningkatkan efektivitas layanan.

"Melalui kegiatan IAPH ini Indonesia dapat menunjukkan terobosan yang dicapai hingga saat ini. Ke depan, Indonesia harus menjadi poros maritim dunia senada dengan cita-cita Presiden Joko Widodo,” imbuhnya.

Sebagai BUMN Kepelabuhanan, PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) yang ditunjuk selaku Ketua Penyelenggara IAPH 2017 bersama-sama dengan PT Pelabuhan Indonesia I, III, dan IV (Persero) terus melakukan inisiatif dalam rangka mendukung program Pemerintahan Presiden Jokowi untuk mempelancar arus barang dan logistik.

Program tersebut antara lain mempersiapkan sejumlah pelabuhan hub, pembangunan pelabuhan baru yang modern, dan menghadirkan kapal besar berkapasitas lebih dari 8.500 TEUs untuk melayani rute langsung (direct) dari Indonesia ke luar negeri tanpa transit di Singapura atau Malaysia.

Mengutip dari laman resmi IAPH Bali 2017, salah satu rangkaian kunjungan yang mengawali konferensi bergengsi itu ialah pemaparan dan kunjungan ke New Port Priok. Hal itu diyakini oleh penyelenggara sebagai salah satu upaya untuk mengenalkan kepada dunia internasional bahwa Indonesia sedang bersiap untuk meningkatkan kualitas layanannya.

Lebih lanjut Menhub juga memberikan dorongan kepada para pelaku industri untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai ajang bertemu, berdiskusi, dan bersosialisasi dengan pelaku bisnis kepelabuhanan di dunia untuk bertukar wawasan, pengalaman, maupun membuka peluang bisnis dan kerja sama. (RO/OL-2)

Komentar