Polkam dan HAM

Kasus Anies dan Sandiaga di Polda masih Berjalan

Jum'at, 21 April 2017 17:45 WIB Penulis: Deny Irwanto

MI/Rommy Pujianto

PASANGAN calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno yang berhasil menang dalam hitung cepat sejumlah lembaga survei kini masih terlibat kasus di Mapolda Metro Jaya.

Anies Baswedan dilaporkan Tim Hukum dan Advokasi Basuki-Djarot pada Rabu 5 Maret 2017 karena dituding melakukan pencemaran nama baik. Anies dituding mencemarkan nama baik Ahok-Djarot karena salah menyampaikan data mengenai adanya 300 kampung yang akan digusur.

Sementara itu, Sandiaga Salahuddin Uno diduga menggelapkan duit hasil penjualan sebidang tanah di Jalan Raya Curug, Tangerang Selatan, pada 2012. Dia dilaporkan seseorang bernama Edward. Selain Sandi, Edward juga melaporkan Andreas Tjahjadi.

"Ya tentunya kemarin kita sudah melihat quick count ya, versi quick count nomor tiga lebih unggul di situ. Selanjutnya kita akan melihat, kita akan memberi kesempatan kepada penyidik, karena semua laporan yang ada masih dalam penyelidikan, belum mendapat info apakah akan ditingkatkan jadi penyidikan atau tidak," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda, Jumat 21 (21/4).

Argo menjelaskan, nantinya penyidik akan memeriksa sejumlah saksi lain. Pemeriksaan saksi, lanjut Argo, akan mencari titik terang kasus yang sudah dilaporkan ke Polda Metro Jaya tersebut.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, polisi akan melakukan gelar perkara untuk menentukan ada atau tidaknya tindak pidana.

"Jadi untuk kegiatan pelaporan yang sudah dilaporkan tentunya masih dalam penyelidikan pihak kepolisian, nanti kita kan masih mencari informasi maupun kelarifikasi, dan tahap selanjutnya penyidik yang akan menggelarkan apakan ini tindak pidana atau bukan," beber Argo. (MTVN/X-12)

Komentar