Internasional

Wapres AS Puji Islam di Indonesia

Jum'at, 21 April 2017 05:55 WIB Penulis: Nur/Pol/Adi/X-10

Wapres AS Mike Pence, kedua dari kanan, bersama (dari kiri-kanan) putrinya Audrey dan Charlotte, istrinya Karen berkunjung ke masjid terbesar di Asia Tenggara Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (20/4). -- AP Photo/Adek Berry/Pool

WAKIL Presiden Amerika Serikat Michael Richard Pence mengaku kagum dengan Islam di Indonesia yang telah menginspirasi dunia.

“Sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, Islam di Indonesia meng-inspirasi dunia,” ujarnya saat memberikan pernyataan pers seusai berbincang dengan Presiden Joko Widodo di teras belakang Istana Merdeka, kemarin.

Pence juga menilai kesuksesan pilkada DKI Jakarta merupakan potret demokrasi di Indonesia telah berjalan baik. Proses demokrasi yang berjalan aman dan tertib itu menjadi catatan positif bagi citra Islam di mata dunia.

Wapres AS mengatakan, untuk melihat lebih dekat Islam di Indonesia, ia berkunjung ke Masjid Istiqlal. Di sana, Pence yang didampingi istri dan dua anak perempuannya yang mengenakan kerudung berkeliling ke berbagai sudut Istiqlal, dengan dipandu Imam Besar Istiqlal KH Nasaruddin Umar.

Pence juga bertemu dengan sejumlah tokoh agama. “Saya sangat menantikan kunjungan itu dan merasa terhormat.”

Presiden Jokowi mengatakan dirinya membahas sejumlah hal dengan Pence. Salah satunya mengenai komitmen AS untuk meningkatkan kemitraan strategis dengan Indonesia. “Bulan depan akan ada tim yang membahas pengaturan perdagangan dan investasi bilateral berdasarkan prinsip-prinsip win-win solution,” kata Jokowi.

Persoalan izin usaha PT Freeport Indonesia juga menjadi salah satu topik yang ­disinggung Pence ketika bertemu Presiden Jokowi.

Menurut Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, hal yang dijelaskan Presiden Jokowi kepada Pence lebih banyak berkaitan dengan divestasi 51% saham Freeport. Presiden perlu menjelaskan kepada Pence alasan pemerintah Indonesia menghendaki saham sebesar 51%.

“Pence sangat puas dengan penjelasan Presiden. Masak rakyat kita minta saham lebih banyak enggak boleh?” tandasnya.

Saat bertemu dengan Wapres Jusuf Kalla, Pence meneken sejumlah kerja sama bisnis yang nilainya mencapai US$8 miliar.

Menurut Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, kesepakatan bisnis yang diteken berkaitan dengan sektor energi, seperti konversi limbah menjadi energi, geotermal, dan infrastruktur.

Hari ini Pence dan rombongan direncanakan bertemu dengan kalangan pengusaha Indonesia di Jakarta. (Nur/Pol/Adi/X-10)

Komentar