Nusantara

Waterpauw Tunggu Perintah Pimpinan

Jum'at, 21 April 2017 07:15 WIB Penulis:

MI/Marcel Kelen

KAPOLDA Papua, Irjen Paulus Waterpauw, menunggu restu pimpinan Polri untuk maju sebagai calon gubernur Papua pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018.

"Semuanya itu kembali kepada pimpinan. Bila ada perintah atau restu, sebagai prajurit saya siap melaksanakannya," kata Waterpauw di Jayapura, Papua, Kamis (20/4).

Selain itu, kata dia, yang paling penting ialah kehendak masyarakat Papua.

"Sebagai putra asli Papua, bila dipercaya masyarakat dan mereka rindu akan kepemimpinan untuk menjadi calon gubernur, saya siap maju dan bertarung," katanya.

Waterpauw menambahkan masyarakat Papua butuh perubahan agar bisa membawa dan mengangkat derajat masyarakat serta merasakan arti kesejahteraan dan jauh dari kesenjangan "Masyarakat menginginkan perubahan," kata Paulus.

Menurut dia, perubahan pasti akan lahir atau datang dari sosok pemimpin yang melihat, mendengar, dan menjawab atau mewujudkan keinginan masyarakat dengan benar dan baik.

"Sosok yang tegas, berani, murah senyum kepada rakyat, berani mengakui kesalahan, tidak mencari pembenaran, dan selalu bersikap jantan atau gentleman, yang tidak malu mengakui kesalahan kepada rakyat, didambakan masyarakat Papua agar perubahan bisa dilakukan," katanya.

Mabes Polri menerbitkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1034/IV/2017 Tanggal 18 April 2017 yang antara lain menyatakan posisi Kapolda Papua berganti dari Irjen Paulus Waterpauw menjadi Irjen Boy Rafli Amar.

Sebelumnya, Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Papua Yorrys Raweyai menegaskan partai berlambang pohon beringin itu mewacanakan mengusung Paulus Waterpauw sebagai calon gubernur.

Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Port Numbay George Awi menyatakan siap mendukung siapa saja yang akan maju.

"Sebagai orang adat, kami mendukung putra asli Papua." (MC/RF/FL/PO/Ant/N-1)

Komentar