Humaniora

Yogyakarta Diminta Kembangkan Industri Pariwisata dan Kreatif

Kamis, 20 April 2017 16:35 WIB Penulis: Achmad Zulfikar Fazli/MTVN

MI/Susanto

PEMERINTAH Daerah Istimewa Yogyakarta diminta dapat mengembangkan industri jasa, industri pariwisata maupun industri kreatif. Sebab, ketiga industri tersebut dinilai memiliki potensi yang sangat besar di Yogyakarta.

"Kunci keberhasilan dari pengembangan industri jasa, pariwisata dan industri kreatif adalah keberanian kita untuk melakukan investasi pada penyiapan sumber daya manusia," kata Presiden Joko Widodo dalam kata pengantar rapat terbatas mengenai evaluasi pelaksanaan proyek strategis nasional dan program prioritas di Daerah Istimewa Yogyakarta di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (20/4).

Menurut dia, setiap daerah memiliki cara yang berbeda dalam meningkatkan perekonomian. Daerah yang kaya sumber daya alam, kata dia, bergerak dengan mengandalkan komoditas bahan mentah ke sektor industri pengolahan.

Namun, ia menilai Yogyakarta tidak memiliki sumber daya alam yang berlimpah. Untuk itu, ia meminta Yogyakarta untuk lebih fokus mengembangkan sektor industri berbasis non sumber daya alam, seperti industri jasa dan industri kreatif.

"Saya yakin di masa yang akan datang sektor industri jasa dan industri kreatif juga akan bisa menghasilkan lompatan kemajuan bagi perekonomian daerah, karena sektor ini lebih mengandalkan inovasi teknologi," ucap dia.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga meminta investasi budaya serta memperkuat aksesibilitas harus mulai dilakukan, sehingga, ke depannya tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga infrastruktur sosial dan infrastruktur budaya. (OL-5)

Komentar