Humaniora

SNI Tingkatkan Kecintaan Atas Produk Nasional

Rabu, 19 April 2017 22:12 WIB Penulis: Iqbal Musyaffa

ANTARA

PENGGUNAAN produk dan pelayanan dalam negeri menjadi salah satu bentuk dukungan masyarakat terhadap perekonomian dan pertumbuhan industri nasional.

Namun tentunya produk-produk dalam negeri harus memenuhi standar mutu yang ditetapkan. Sehingga konsumen merasa puas terhadap kualitas produk dan pelayanan lokal. Bentuk acuan pemenuhan mutu suatu produk dan layanan adalah melalui sertifikasi SNI (Standar Nasional Indonesia).

Menurut Kepala Badan Standardisasi Nasional Bambang Prasetya, dengan adanya SNI diharapkan dapat meningkatkan kecintaan konsumen terhadap produk Indonesia.

"Namun kadang terkendala masalah masuknya barang abal-abal yang tak ada standarnya. Sehingga masyarakat sering pilih barang yang lebih murah," ujarnya, Rabu (19/4).

Menurutnya, SNI disusun untuk dipergunakan sebagai acuan mutu. Termasuk di dalamnya jaminan keamanan, keselamatan, kesehatan, dan tidak merusak lingkungan.

"Ini penting untuk konsumen. Sedangkan untuk sesama produsen bisa dijadikan alat untuk kompetisi yang fair karena platform mutu minimalnya sama. Terhadap pemerintah SNI bisa dipakai untuk terjadinya perdangan yang fair dan melindungi masyarakat," urainya.

Meskipun sangat penting, namun SNI yang diwajibakan baru untuk sebanyak 201 jenis produk dan layanan. ''Sementara untuk jenis lainnya masih bersifat sukarela. Kalau konsumen pintar memilih produk yang aman, pasti memilih yang ber-SNI."

Jumlah produk dan layanan yang diwajibakan memenuhi SNI, diakui Bambang, memang masih sedikit. "Tapi ini tidak apa-apa yang penting produsen masih mau menerapkan secara sukarela dan konsumen akan memilihnya."

Saat ini terdapat 9.000 lebih SNI yang aktif dari 11.000 standar yang sudah dirumuskan. "SNI mencakup barang, jasa, proses, sistem managemen, dan personal atau profesi. Semua dibuat untuk jaminan mutu dan keamanan serta efisiensi."

BSN menurutnya memang harus genjar melakukan sosialisasi baik ke masyarakat dan produsen terkait pentingnya pemenuhan SNI dan penggunaan produk SNI

"Selain itu kita berikan insentif ke usaha mikro kecil untuk pemenuhan SNI. Kita dorong pemprov dan pemkab untuk bisa memberikan fasilitas kepada UMKM agar bisa mencontoh role model yang dikembangan BSN," papar Bambang. (OL-4)

Komentar