Sepak Bola

PSSI Pasang Badan demi Bela Klub Liga 1

Kamis, 20 April 2017 01:00 WIB Penulis: (Rul/LN/R-1)

ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

PERSATUAN Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) siap memasang badan untuk pemain-pemain asing, termasuk marquee player, yang sedang memproses kartu izin tinggal terbatas (Kitas). Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi, mengungkapkan, pihaknya akan berunding dengan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), Direktorat Jenderal Imigrasi, Kementerian Tenaga Kerja, dan pihak-pihak terkait, pekan ini, untuk membicarakan solusi yang tepat dari permasalahan tersebut. Sebelumnya, menurut data BOPI, terdapat 25 pemain dari 11 klub yang belum memiliki Kitas.

BOPI pun meminta operator kompetisi, PT Liga Indonesia Baru dan PSSI, untuk tidak menurunkan pemain tersebut sebelum rekomendasi keluar. Namun, hal tersebut mendapat penolakan, baik dari klub maupun pemain. Edy pun menegaskan para pemain asing akan tetap bermain di Liga 1 2017 meskipun Kitas mereka masih belum keluar. "Semuanya bermuara ke saya. Jangan salahkan klub-klub itu, salahkan saya karena mereka sudah minta izin kepada saya (untuk memainkan pemain asing) dan saya izinkan," ujar Edy seusai acara perayaan HUT ke-87 PSSI di Kantor PSSI, Jakarta, Rabu (19/4).

"Kita itu butuh orang. Semua kesepakatan ada di klub dan pemain dan mereka tidak mau kalau pemain asing tidak diturunkan. Karena itu, nanti akan kami diskusikan dengan mereka pekan ini," tambahnya. BOPI telah melaporkan 25 pemain asing, termasuk marquee player, yang tidak memiliki Kitas, kepada Ditjen Imigrasi, Selasa (18/4), termasuk Michael Essien dan Carlton Cole (Persib), Peter Odemwingie (Madura United), serta empat pemain PSM Makassar. Sekretaris Jenderal BOPI, Heru Nugroho, mengatakan pemain asing tanpa Kitas tetap dilarang tampil. "Kami mengambil kebijakan itu atas arahan Kemenaker dan Ditjen Imigrasi," pungkas Heru.

Komentar