Sepak Bola

Perjuangan Membalikkan Skor di Tengah Trauma Pemain

Rabu, 19 April 2017 08:30 WIB Penulis:

AFP/INA FASSBENDER

BORUSSIA Dortmund hanya memiliki satu kesempatan untuk dapat melangkah ke babak semifinal Liga Champions 2017. Setelah kalah 2-3 dari AS Monaco pada leg pertama perempat final, pekan lalu, Die Borussen harus memetik kemenangan minimal 2-0 di kandang AS Monaco, Stadium Stade Loius II, pada leg kedua, Kamis (20/4) dini hari WIB.

Target tersebut tidak mustahil, tapi terasa sulit karena pemain masih mengalami trauma lantaran insiden ledakan yang mengenai bus mereka, pekan lalu. Pelatih Dortmund, Thomas Tuchel, memahami skuatnya masih diselimuti trauma, tetapi ia tetap percaya timnya dapat menampilkan yang terbaik di Monaco. Apalagi, mereka telah membuktikan kekuatan mental mereka saat meraih kemenangan 3-1 atas Eintracht Frankfurt, Sabtu pekan lalu.

“Pemain saya telah menunjukkan karakter yang luar biasa pada Rabu (melawan Monaco) dan Sabtu (melawan Eintracht Frankfurt). Saya rasa mudah bagi pemain untuk fokus saat mereka berada di lapangan,” ujar Tuchel.

Suksesor Juergen Klopp itu dipastikan menurunkan kekuatan penuhnya demi memperjuangkan kemenangan. Satu-satunya punggawa Die Borussen yang dipastikan absen ialah bek Marc Bartra yang masih menjalani pemulihan pascaoperasi karena terkena ledakan.

AS Monaco bukanlah tim yang mudah dikalahkan setelah mereka tampil konsisten tanpa kekalahan di empat laga terakhir. Sama halnya dengan sang calon lawan, kubu tuan rumah juga mengantongi modal positif dengan memetik kemenangan 2-1 di laga terakhir melawan Dijon FC pada kompetisi Ligue 1, akhir pekan lalu.

Skuat besutan Leonardo Jardim tersebut juga memiliki rekor bagus di kandang dalam Liga Champions musim ini. Dalam enam partai di Stade Louis II, mereka tidak terkalahkan (lima kali menang, sekali imbang). Di lain pihak, Dortmund tidak pernah menang dalam dua laga tandang terakhir di turnamen kasta tertinggi klub-klub ‘Benua Biru’ itu.

Bek Monaco, Kamil Glik, menegaskan skuatnya tidak boleh jemawa meski unggul di leg pertama. Bek asal Polandia tersebut menegaskan timnya akan tampil solid agar memudahkan para penyerang untuk kembali menggempur pertahanan klub asal Jerman tersebut.

“Bertanding di Liga Champions menuntut kewaspadaan yang maksimal karena lawan-lawan kami tim terbaik,” pungkasnya.

Satu-satunya hambatan yang harus segera diselesaikan tuan rumah ialah absennya bek utama, Fabinho, yang terkena akumulasi kartu kuning. Sementara itu, di lini depan, mereka tidak perlu khawatir karena sang wonder kid, Kylian Mbappe, yang mencetak dua gol di leg pertama, dipastikan fit untuk laga penentuan. (AFP/Rul/R-4)

Komentar