MI Anak

Panjat Dinding Yuk!

Ahad, 16 April 2017 03:00 WIB Penulis: M-1

DOK WANDARI

DINDING warna-warni dilengkapi pijakan itu menjulang tingi hampir 5 metertegak. Di depannya terdapat tali pengaman canggih pakai mesin yang secara otomatis menjaga badan penggunanya tanpa takut terjatuh.

“Ayo panjat terus, tangan kanannya naik lalu kaki kanan pun naik,” seru Kak Ilham, instruktur yang berteriak dari bawah. Dengan mengikuti arahannya ini, Ingram, kelas 1 SD Strada Santa Maria berhasil memanjat hingga puncak loh. Keren kan?

Nah sobat, kalian pasti tahu dong lagi di mana Medi? Ya, di tempat latihan penjat tebing, tepatnya di Bremgra Indoor Climbing Gym, Serpong, Tangerang, Banten. Medi mencari tahu keseruan arena bermain yang sifatnya tes kekuatan fi sik ini. Yuk, ikuti Medi!

Risiko dan pengaman

Di rumah, kalian pasti sering panjatpanjat kan? Ya, mungkin iseng nih seperti manjat pagar, jalan pintu dengan menempatkan kedua kaki pada kedua sisi daun pintu, atau bahkan kalian pun sering loncat kan? Hayo ngaku deh! hihi Tapi kamu berani enggak ya untuk memanjat dinding kurang lebih setinggi 5 meter dan turun kembali seperti para pendaki gunung? Takut atau malah tertantang?

Jangan takjut sobat, di sini aman kok, sudah pakai pengaman yang canggih. “Memang ada risikonya, seperti misalnya kepalanya terbentur, tersangkut tali, atau bisa saja kekelahan di tengah panjatan. Tapi resiko itu bisa diminimalisir kok dengan mengikuti aturan,” kata Kak Yusep Pelano, Manager Activity Bremgra Indoor Climbing Gym.

Kak Yusep pun menjelaskan beberapa aturan seperti jangan pakai baju kebesaran, jika rambutnya panjang harus dikuncir, memakai sepatu panjat atau bisa juga sepatu sport, dan juga penggunaan alat pengaman lainnya. Seperti harness yang berfungsi sebagai pengaman tubuh dan mengurangi rasa sakit.

Harness ini pun dilengkapi carabiner utuk menghubungkan ke tali karmantel agar melindungi pendaki dari kemungkinan jatuh sampai menyentuh tanah. Khusus untuk anak-anak, talinya sudah dalam bentuk canggih, yakni dengan bantuan mesin yang otomatis menarik tali agar menghindari terjadi gulungan tali di atas. Yang tak kalah penting ialah teknik turun yang mengharuskan mendorong kaki pada dinding, agar badan kita tak mengenai point atau pijakan yang menonjol.

Beragam dinding panjat

Sebenarnya ada dua versi yang bisa dimainkan di tempat ini, yakni panjat tebing untuk kegiatan serius yang terdiri dari 39 bar pemanjatan dengan 99 jalur menuju puncak fun walls seperti Ingram dan beberapa anak lainnya ikuti. Meskipun begitu, fun walls masih bisa membuat berkeringat
kok sobat.

Bedanya, di area fun games ini, ada beberapa dinding disulap menjadi berbagai bentuk dan jenis
panjat tebing yang unik. Bukan hanya dengan point pijakan atau genggaman tangan seperti biasa, melaikan dibentuk sedemikian rupa dengan misi tertentu agar tak bosan dan tetap seru loh.

Ada smiley faces, dindingnya digambar degan beragam emotikon senyum, sedih, dan lainnya sebagai pijakan atau gedangan naik, tepat di bagian hidung terdapat tombol utuk dapat melanjutkan menekan beberapa tombol sampai ke puncak. Wahana fireman’s wall dilengkapi aksesori tangga warnawarni yang mengharuskan menekan tombol untuk memadamkan lampu tanda api kebakaran gedung.

Ada pula Labyrinth, di sini bentuknya labirin, namun berada pada dinding tegak lurus 90 derajat. Pemain diharuskan menggiring point merah hingga lubang tersulit yang berada di atas (gear head), yakni dinding tebing dengan gambar gir yang terus bergerak.

“Harus seimbang untuk bisa menaiki ini. Kakinya harus bertumpu pada gir dua sisi,” kata Kak Randy. Atau kamu dapat memilih spider web, jadi kayak Spiderman deh hehe.

Sobat, ada pula permainan crate challenge dari balok loh. Balok-balok itu disusun segitiga seperti piramida, pemain harus memanjatnya. Jika sudah di atas, balokbalok itu akan dikeluarkan satu per satu dari susunannya. Atau ada pula skyscper walk, kali ini balok-baloknya menjulang tinggi. Di akhir pemain harus turun berpegangan tali.

Fun jump entrance

Di sesi terakhir, pemain bisa menguji fun jump entrance, yakni wahana yang menurut pemain paling menyeramkan. Di sini harness akan diganti dengan full body harness, yang pengaman talinya dipasang dibelakang tubuh.

Pemain harus menaiki tangga pada tower tersebut hingga mencapai atas dan melompat ke bawah dengan beberapa pilihan tantangan, yakni melompat kebawah dengan memeluk samsak tinju, pegangan kotak, atau pegangan cincin O. “Aku enggak berani naik fun jump itu, tinggi sekali. Tapi lain kali aku akan mencoba loncat dari atas sana,” kata Darrell, Kelas 2 SD Santa Ursula.

Ya, benar sobat, di sini melatih keberanianmu dalam menghadapi berbagai situasi, sekali mencoba
mungkin terasa takut, namun beberapa kali akan berani dan merasa tertantang untuk menaklukkan beragam jenis tebing.

Selain bersenang-senang, tentu manfaat lainnya keterampilan kalian pun akan terus terasah. Apalagi yang akan melanjutkan ke tahap serius atau memanjat tebing saat mendaki gunung, kan, sobat? Yang sudah pasti aman. (M-1)

Komentar