Travelista

Harga Tiket Pesawat Selalu Dikeluhkan Wisatawan

Jum'at, 14 April 2017 11:27 WIB Penulis: Rendy Ferdiansyah

ANTARA

TINGGINYA harga tiket pesawat merupakan salah satu hal yang selalu di keluhkan para wisatawan yang akan berkunjung ke Pulau Bangka, Bangka Belitung (Babel). Akibatnya banyak wisatawan lebih memilih berlibur ke daerah lain yang harga tiketnya lebih murah.

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Babel Ari Prima Jaya mengatakan tiket mahal bukan hal baru lagi. Ia sering mendengar keluhan terhadap tingginya harga tiket di provinsi ini.

Dengan tingginya harga tiket ke Babel, membuat wisatawan berpikir untuk berlibur ke daerah ini. ''Masalah harga tiket untuk tingkat kunjungan otomatis ada, mahalnya harga tiket membuat minat untuk berlibur dan mengadakan perjalanan wisata dialihkan ke daerah lain dengan biaya yang murah,'' ujar Ari, Jumat (14/4).

''Mahalnya harga tiket semakin terasa ketika musim libur dan perayaan hari-hari besar keagamaan,'' tambahnya.

Kendati terbilang mahal, tapi jumlah kunjungan wisatawan tidak tergolong meningkat. Namun, peningkatan tidak terjadi secara signifikan. Hanya saja ia yakin jika tiket bisa lebih murah lonjakan penumpang akan selalu terjadi.

Wisatawan lebih memilih menunggu saat tiket murah untuk berkunjung ke Babel. Sebab, saat tiket mahal akan mengeluarkan biaya yang tak sedikit.

''Wisatawan banyak yang komplain harga tiket pesawat mahal. Sehingga cara yang paling sering dilakukan adalah menunda perjalanannya menunggu tiket murah. Kalau naik kapal laut memang murah tapi terkendala waktu dan tidak ada setiap saat. Tapi ada tipe wisatawan yang menggunakan kapal semisal backpacker, mereka tahan naik kapan saja untuk berwisata,'' ungkapnya.

Ari mengatakan permasalahan tiket merupakan permasalahan bersama SKPD. Jadi tak bisa diatasi hanya di tingkat sektoral saja.

Sedangkan Distrik Manager Sriwijaya Air Pangkalpinang Sherly Astura mengatakan tidak ada permainan harga tiket. Tiket yang dijual sudah sesuai dengan tarif yang ditentukan pemerintah dengan batas bawah dan atas.

''Untuk tarif itu semua ditetapkan sriwijaya air sudah berdasarkan peraturan pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan. Tarif batas bawah dan atas, sesuai dengan pelayanan yang diberikan,'' ujar Sherly

Selain peraturan pemerintah, Sherly menjelaskan harga tiket juga ditentukan oleh jumlah biaya dan pelayanan yang dikeluarkan maskapai. Apalagi jika jarak tempuh penerbangan terbilang jauh. (OL-4)

Komentar