WAWANCARA

Dipandu Dua Buku

Ahad, 9 April 2017 12:13 WIB Penulis:

MI/RICKY

Dilantik pada 20 Juli 2016, Kepala Badan POM yang mempunyai nama lengkap Penny Kusumastuti Lukito ini langsung tancap gas memerangi kejahatan obat dan makanan.

"Setiap 2 atau 3 tahun pasti saya selalu dipindahkan ke tempat baru. Namun dengan begitu, saya belajar tentang kepemimpinan dan punya kesempatan untuk menilai dan mengkritik diri sendiri," kata Penny tentang kariernya sebagai birokrat.

Ia yang juga gemar membaca ini mengaku bahwa dalam persiapannya menjadi pemimpin Badan POM, ada dua buku tentang kepemimpinan yang isinya langsung ia terapkan. "Pertama buku berjudul Hit the Ground Running a Manual for New Leader karya Jason Jennins. Kiat-kiatnya langsung saya terapkan seperti bagaimana saya harus lari tak boleh berlambat-lambat, melakukan perubahan, dan memotivasi satu tempat baru yang kita datangi dan bergerak sesuai dengan visi dan misi perubahan," kata Penny Lukito bersemangat.
Buku lainnya berjudul Lead-In: Women, Work, and The Will to Lead yang ditulis oleh Sheryl Sandberg tentang kepemimpinan seorang perempuan yang mempunyai dua peran.

Tak hanya gemar membaca, Penny pun mengaku bahwa ia punya cita-cita untuk menulis buku. Bahkan, beberapa kali ia suka mengambil kelas menulis di Amerika Serikat saat kuliah dulu. "Saya ingin menulis tentang keluarga dan perempuan," kata Penny.
Ia ingin memotivasi dan menginspirasi para perempuan membangun kerja yang kuat tetapi tetap bisa menjalankan passion. Namun, cita-cita besar itu harus terhenti ketika ia mesti fokus pada pengawasan obat dan makanan. "Nanti setelah saya pensiun di Badan POM akan saya lanjutkan menulis! */M-1

Komentar