Kuliner

Peru yang Eksotis

Ahad, 9 April 2017 01:16 WIB Penulis: Rizky Noor Alam

DOK. SWISSBELL

Eksotisme masakan inca kini dapat dirasakan di Jakarta. Itu semakin terasa dari olahan chef yang langsung datang dari Peru.

PERU, mungkin nama negara tersebut jarang terdengar di telinga orang Indonesia. Negara yang terletak di Amerika Selatan tersebut terkenal dengan suku Inca serta objek wisata Machu Picchu-nya. Bagi Anda yang ingin menikmati hidangan khas Peru, Anda tidak perlu jauh-jauh datang ke negara tersebut. Pasalnya, di Jakarta pun ada beberapa restoran yang menyajikan masakan khas Peru, salah satunya Sailendra Restaurant di JW Marriott Hotel Jakarta, di sana chef yang memasak didatangkan langsung dari Peru, bernama chef Eduardo Enrique Montes Traverso.

Peru merupakan negara Amerika Latin yang memiliki sejarah panjang dan berhubungan baik dengan banyak negara seperti Tiongkok, Jepang, maupun sejumlah negara Eropa lainnya. Hubungan erat yang terjalin sejak ratusan tersebut telah memengaruhi rasa masakan khas Peru. Salah satunya ialah ceviche yang terbuat dari ikan seabass segar yang dimasak dengan cara dan bumbu yang amat sederhana tetapi memiliki cita rasa yang menarik dan menyegarkan.

"Dalam masakan ini bahan dasarnya adalah ikan segar sehingga memberikan rasa khas dari laut itu sendiri," jelas Chef Eduardo dalam acara The Peruvian Palate, Kamis (30/3) Ceviche dibuat dengan cara yang mudah, yakni ikan laut segar yang sudah dibersihkan dipotong dadu, lalu ditaburi garam secukupnya, potongan cabai, dan daun ketumbar yang sudah dicacah.

"Alat masak yang digunakan harus dalam keadaan dingin agar ikannya tetap segar. Selain itu, potongan dadu ikannya harus pas agar bumbu dapat meresap sempurna," imbuh Eduardo. Setelah ikan diaduk rata dengan bumbu tersebut, lalu ditambahkan tiger milk (bumbu khas Peru), serta perasan jeruk nipis. Setelah semuanya diaduk merata, didiamkan selama 1 menit, lalu tambahkan potongan bawang merah, ubi manis yang sudah dihaluskan, serta jagung untuk melengkapinya.

Rasanya segar, asam, dan benar-benar menggundang nafsu makan. Bahan-bahan mentah yang digunakan tersebut membuat cita rasa tersendiri yang sangat berbeda dari jenis masakan mentah lainnya.

Gurita

Selain ceviche, ada pula Olive octopus yaitu gurita yang dimasak dengan cara direbus. "Untuk Olive octopus, guritanya sendiri direbus selama kurang lebih 30 menit, setelah itu ditiriskan dan dimasak dengan saus olive, mayones, dan tiger milk dan dinikmati dengan quinoa," jelas Eduardo

Rasa dari Olive octopus tidak terlalu kuat jika dibandingkan dengan ceviche dan cenderung sedikit hambar. Selain ceviche dan Olive octopus, Anda juga dapat menikmati Lomo Soltado. Masakan tersebut adalah masakan Peru yang dipengaruhi cita rasa Tiongkok. Lomo (daging tenderloin) dimasak menggunakan kuali yang terbuat dari tanah liat di atas api dengan bumbu-bumbu seperti bawang, tomat, cabai, dengan saus yang dibuat dari campuran saus tiram, cuka, dan kaldu.

"Di Peru sendiri Lomo Soltado banyak dinikmati dengan beragam modifikasi, seperti ditambahkan telur goreng setengah matang sehingga saat dipotong akan ada lelehan kuning telurnya," papar chef Eduardo.

Lomo Soltado rasanya mirip dengan semur daging tetapi rasanya lebih gurih dan asin jika dibandingkan dengan semur daging. Tekstur dagingya terasa lembut dengan bumbu yang meresap.

Masakan khas Peru tersebut dapat Anda nikmati di Silendra Restaurant yang ada di JW Marriott Hotel dari 24 Maret 2017 hingga 20 April 2017 yang hanya tersedia pada dinner time pukul 18.00-22.00 dengan harga Rp388 ribu++ per orang. (M-4)

Komentar