MI Muda

Main di Kandang juga Seru

Ahad, 9 April 2017 00:16 WIB Penulis: Bagus Patria

Dok. Pribadi

Kuliah di peternakan, ya harus akrab dengan sapi dong! Mereka pun merawatnya di kandang, mengolah susu, dan menyebarluaskan manfaatnya kepada publik!

"Ih di sana kan bau, kok mau nongkrong di sana!"

Ujaran tersebut sering kali terlontar tentang sekretariat KSPTP Unpad yang terletak di dekat kandang sapi.

"Kalau masalah bau ya memang, namanya juga mahluk hidup dan kandang itu pasti bau. Tapi jangan lihat dari bau dan sebagainya, tapi liat manfaatnya. Kita sudah biasa sama baunya," komentar Ketua Kelompok Studi Profesi Ternak Perah (KSPTP) Fakultas Peternakan (Fapet) Universitas Padjadjaran (Unpad), Muhamad Rifaldy Lubis, 20, saat ditemui Muda, Selasa (7/3) tentunya di kandang sapi!

KSPTP, memang berfokus pada ternak perah, seperti kambing perah dan sapi perah. Organisasi ini berdiri apda 23 Mei 2000, dinaungi Laboratorium Fapet Unpad, beranggotakan para mahasiswa.

"Organisasi ini lebih mengarah pada profesi, khususnya di bidang ternak perah. Hasil produksi kita coba kembangkan, kami mengawal produksi hingga pemasaran," kata Lubis memimpin 48 anggota komunitasnya.

Sapi perah KSPTP berjenis Friesian Holstein alias FH. Induk hewan penghasil susu ini didatangkan langsung dari Belanda dan disilangkan lagi hingga menjadi sapi perah lokal.

Aktivis KSPTP bergiliran membersihkan kandang sehari dua kali, pemerahan, sanitasi kandang, dan pemeriksaan penyakit. "Susu itu sangat sensitif, kalau sapinya tidak sehat, itu akan berdampak buruk dengan hasil olahannya, terutama susu," kata Lubis.

Susu Fapet

Hasil kerja keras mereka kini berwujud Susu Fapet yang eksis di seantero kampus sejak aktivitas perdagangannya dimulai pada 2006.

"Gue sih paling suka susu rasa stroberi, kalau lagi enggak ada, biasanya beli rasa mocca, hampir setiap minggu gue beli," kata Adli, Mahasiswa Fakultas Matematika dan IPA, salah satu fan Susu Fapet.

Susu Fapet berwujud yoghurt, puding, susu dengan perasa serta susu murni atau homogenisasi. "Karena ini berkaitan dengan fakultas dan khusus untuk praktikum serta di bawah laboratorium, susu ini tidak dikomersialkan, hanya di kalangan kecil seperti mahasiswa Unpad," tegas Lubis.

Jalan susu

Tak cuma jago di kandang pun berjualan, anak-anak KSPTP menyelenggarakan acara tahunan, yaitu Milky Way. Susu dibagikan gratis dibarengi senam pagi, kabaret, gim, dan pertunjukan musik akustik.

Sebelumnya, kegiatan ini selalu diadakan di Dago Car Free Day, Bandung. Namun, tahun ini, Milky Way diadakan di SD Cileles, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, dengan acara puncak di alun-alun.

"Kita sadar kan Unpad sebenarnya ada di Jatinangor, Sumedang. Maka dari itu tahun ini kita berusaha lebih mendekatkan diri ke masyarakat Sumedang," jelas mahasiswa semester VII tersebut.

Edukasi peternak

Rangkaian kegiatan itu bertujuan membuka pemikiran masyarakat akan pentingnya konsumsi susu agar angka konsumsi Indonesia bisa terdongkrak.

Seru-seruan dengan sapi dan manfaatnya, juga diadakan pada Judging Sapi Perah, penilaian atau penaksiran bibit-bibit unggul pun Pengembangan Formulasi Ransum. Sasarannya, tentu saja para peternak.

Agar pemahaman lebih optimal, mereka pun bertandang ke perusahaan-perusahaan olahan susu, seperti Surya Dairy Farm, Ultra Jaya, Green Global, serta Cisarua Mountain Dairy. Salam mooo dari Jatinangor! (M-1)

Bagus Patria, Jurusan Jurnalistik

Universitas Padjadjaran

Komentar